Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Boye-Boye, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Tiru Gerakan Buaya

Boye-Boye, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Tiru Gerakan Buaya

boye-boye,-permainan-tradisional-dari-bengkulu-yang-tiru-gerakan-buaya
Boye-Boye, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Tiru Gerakan Buaya
service

Boye-Boye, Permainan Tradisional dari Bengkulu yang Tiru Gerakan Buaya | Magnific AI


Banyak permainan tradisional khas Indonesia dari berbagai daerah yang dimainkan oleh anak-anak sebagai sarana hiburan dulunya. Salah satu permainan tradisional khas Indonesia, khususnya yang berasal dari daerah Bengkulu adalah boye-boye.

Permainan ini sering kali menjadi pilihan bagi anak-anak di Bengkulu, khususnya di daerah Rejang Lebong untuk dimainkan bersama teman-temannya. Biasanya permainan ini dijumpai di perkampungan yang berada di pinggir sungai atau memiliki kolam yang bisa digunakan secara bebas.

Hal ini berkaitan dengan lokasi bermain boye-boye. Sebab permainan tradisional khas Bengkulu ini mesti dimainkan di dalam air.

Lantas bagaimana ulasan lebih lanjut seputar permainan tradisional khas Bengkulu tersebut? Simak ulasan lengkap terkait permainan boye-boye dalam artikel berikut.

Mengenal Boye-Boye, Permainan Tradisional dari Bengkulu

Dikutip dari Seno Undri Rahmadona yang berjudul Inventarisasi Perlindungan Karya Budaya: Permainan Tradisional Anak Bengkulu, kata “Boye-Boye” yang digunakan sebagai nama permainan ini berasal dari bahasa Lembak. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kata tersebut memiliki arti “Buaya-Buaya.”

Arti ini merujuk pada proses permainan tradisional sebut. Nantinya akan ada salah seorang pemain yang menirukan gerakan buaya yang hendak mengejar mangsanya.

Pada dasarnya, boye-boye merupakan salah satu permainan tradisional yang dimainkan di sungai atau kolam. Biasanya permainan ini dimainkan pada sore hari saat anak-anak sepulang sekolah dan memiliki waktu luang untuk bermain bersama teman sebaya.

Persiapan Sebelum Bermain

Tidak banyak persiapan yang diperlukan untuk bermain boye-boye. Pertama, para pemain hanya perlu menentukan area permainan yang akan digunakan.

Jika menggunakan kolam, maka besarannya bisa menyesuaikan besar area air tersebut. Jika bermain di sungai, maka setiap anak akan menyepakati batas-batas yang digunakan dalam permainan nantinya.

Selain itu, para pemain juga mesti mencari sebuah batu besar yang diletakkan di tengah area bermain. Batu besar ini dinamakan batu cit.

Untuk bermain, para pemain mesti memiliki kemampuan berenang dan menyelam yang baik. Jika tidak, maka permainan ini bisa berbahaya untuk pemain tersebut.

Tidak ada batasan jumlah pemain yang bisa ikut bermain boye-boye. Makin ramai pemain yang ikut, maka proses bermain makan makin seru nantinya.

Proses Bermain

Setelah semua persiapan sudah tersedia, maka proses bermain bisa langsung dimulai. Terdapat beberapa tahapan yang nantinya akan dijalani dalam permainan ini, yaitu.

1. Menentukan Buaya

Pertama-tama, semua pemain bisa berkumpul terlebih dahulu. Para pemain ini nantinya akan menentukan siapa yang akan menjadi buaya dalam permainan boye-boye.

Terdapat satu orang yang akan menjadi boye-boye dalam permainan ini. Sementara itu sisa pemain lainnya akan menjadi mangsa dari buaya tersebut.

2. Buaya Mengejar Mangsa

Setelah buaya ditentukan, maka semua pemain bisa masuk ke dalam air dan memulai permainan. Pemain yang menjadi buaya mesti mengejar pemain lainnya yang menjadi mangsa.

3. Pergantian Posisi

Jika buaya berhasil menangkap mangsa, maka pemain tersebut akan berganti posisi. Pemain yang tertangkap ini nantinya akan menjadi buaya dan memangsa pemain lainnya.

Bagi pemain yang menjadi mangsa, mereka bisa aman dari kejaran buaya jika memegang batu cit. Sebab batu cit menjadi zona aman dan benteng bagi para mangsa dari kejaran buaya tersebut.

Nantinya proses bermain akan terus dilakukan hingga semua pemain merasa kelelahan. Jika semua pemain sudah bersepakat untuk mengakhiri permainan tradisional dari Bengkulu tersebut, maka proses bermain boye-boye akan berakhir saat itu juga.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.