Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Brilian Syah Putra, Ilustrator Blora Temukan Pasar Dunia dari Dark Art

Brilian Syah Putra, Ilustrator Blora Temukan Pasar Dunia dari Dark Art

brilian-syah-putra,-ilustrator-blora-temukan-pasar-dunia-dari-dark-art
Brilian Syah Putra, Ilustrator Blora Temukan Pasar Dunia dari Dark Art
service

Brilian Syah Putra, Ilustrator Blora Temukan Pasar Dunia dari Dark Art


“Sangat menikmati sampai sekarang,” kata Brilian.

Brilian Syah Putra, pemuda 23 tahun asal Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora ini menjalani hidup sebagai ilustrator profesional. Karyanya menyasar pasar internasional dan telah beredar di Amerika, Eropa, hingga Selandia Baru.

Brilian tidak pernah merencanakan masa depan menjadi seorang ilustrator internasional. Semua berawal dari unggahan gambar isengnya di Facebook. Ia hanya membagikan coretan visual tanpa target pasar.

“Kalau awalnya sebenarnya ya dari ketidaksengajaan. Pertama kali itu mempostingnya di Facebook. Ya, cuma gambar-gambar aja,” ujarnya.

Dari unggahan itu, tanggapan dari luar negeri datang melalui fitur komentar. Percakapan kemudian berlanjut. Seorang klien asal Amerika meminta ilustrasi untuk band miliknya. Hal tersebut menjadi titik awal proyeknya.

“Pertama kali 2019 kayaknya tuh 50 dolar,” kata Brilian.

Pendapatannya berkisar Rp7–10 juta per bulan. Biasanya, Brilian bekerja pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.

Darah Seni dari Rumah Sendiri

Sebenarnya, bakat Brilian tidak tumbuh tiba-tiba. Fondasi dasar bakatnya ini terbentuk melalui lingkungan keluarganya.

Almarhum kakeknya, seorang kepala sekolah, terbiasa menggambar realis alam di depan rumah pada sore hari. Ayahnya mengajarkan sketsa wajah dan anatomi tubuh manusia.

Brilian Syah Putra

info gambar

Brilian Syah Putra © Aria Rusta/Kompas


“Kalau almarhum kakek, beliau tuh ngajarinnya tentang realis alam, dan almarhum bapak tuh yang ke sketsa wajah dan bagian-bagian tubuh manusia,” jelas Brilian.

Istilah realis merujuk pada teknik menggambar objek sesuai bentuk aslinya. Sementara anatomi membantu ilustrator memahami proporsi tubuh agar gambar terlihat hidup.

Modal dasar ini kelak menjadi penting ketika Brilian masuk ke ranah ilustrasi digital.

Dark Art, Pasar yang Tidak Ramai tapi Menjanjikan

Berbeda dengan kakek dan ayah, Brilian memilih fokus pada dark art dan logotype. Dark art merujuk pada ilustrasi dengan nuansa gelap, kontras tinggi, dan tema emosional kuat.

Biasanya dark art menyasar pasar band metal, hardcore, hingga skena underground.

“Fokusnya ke situ,” kata Brilian.

Karyanya digunakan untuk kaos, hoodie, jaket, hingga tumbler. Menurutnya, pasar ini tidak besar, tetapi cukup menjanjikan.

Brilian memasarkan karyanya lewat Facebook dan Instagram @briliansyah.art. Mayoritas klien berasal dari Amerika, Eropa, Kanada, hingga Ukraina.

“Kalau buat ekonomi, perputaran ekonomi pasti kita ngincernya market luar,” ujarnya.

Harga ilustrasinya berkisar Rp500 ribu hingga Rp4,5 juta per proyek. Klien luar negeri bahkan memberi tip tambahan hingga Rp1–2 juta.

“Ngontaknya lewat email itu benar-benar serius,” kata Brilian.

Tiga Tahun Latihan, Baru Pecah di Tahun Keempat

Brilian mulai serius berlatih sejak 2016. Namun hasilnya jelas tidak instan.

“Latihan tuh 2016 sampai 2019. Pecahnya di 2019,” ungkapnya.

Selama periode itu, ia belajar ritme kerja. Ia memahami permintaan klien serta menyesuaikan gaya visual.

Baru pada 2022–2025, Brilian menemukan flow kerja yang nyaman. Pendapatan mulai stabil dan ia meng-upgrade peralatan kerja.

Awalnya Brilian menggambar lewat ponsel. Sejak banjir pesanan, ia berpindah ke laptop, pen tablet, hingga iPad.

“Bisa upgrade alat dari HP sampai ke laptop, pen tab, sampai beli iPad, juga software aplikasi yang lebih proper,” ujarnya.

Ilustrator dan AI: Bukan Ancaman Mutlak

Brilian tidak menolak Artificial Intelligence. Ia justru memanfaatkannya sebagai referensi.

“Kalau AI ada bagusnya juga buat referensi,” katanya.

AI digunakan untuk eksplorasi ide, bukan menggantikan kreativitas. Keputusan akhir tetap di tangan manusia.

Bagi Brilian, ilustrasi bukan hanya sebuah fase, tetapi juga adalah pilihan hidup.

“Pengen jadi ilustrator dan hidup yang seru kayak gini,” ucapnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.