Mon,9 March 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. BRIN Sebut Ekosistem Padang Lamun Terancam, Pesisir dan Iklim Global Terpapar Risiko

BRIN Sebut Ekosistem Padang Lamun Terancam, Pesisir dan Iklim Global Terpapar Risiko

brin-sebut-ekosistem-padang-lamun-terancam,-pesisir-dan-iklim-global-terpapar-risiko
BRIN Sebut Ekosistem Padang Lamun Terancam, Pesisir dan Iklim Global Terpapar Risiko
service

Jakarta, NU Online

Peneliti Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bayu Prayudha, mengungkapkan bahwa ekosistem padang lamun selama ini kerap luput dari perhatian. Padahal, perannya sangat vital dalam menjaga wilayah pesisir dan menahan laju krisis iklim.

Dalam webinar Menjaga Dalam Senyap: Padang Lamun, Sang Pelindung Pesisir dan Pengendali Iklim Global pada Senin (2/3/2026), Bayu menyebutkan bahwa luasan lamun di Indonesia pada 2025 tersisa sekitar 660.156,35 hektare atau sekitar 80 persen dari kondisi sebelumnya.

“Padang lamun bukan tumbuhan laut biasa, melainkan fondasi penting bagi keberlanjutan ekosistem pesisir dan ketahanan pangan, baik di laut maupun di darat,” ujarnya.

Senada, Peneliti Pusat Riset Kebijakan Publik BRIN, Nurul Dhewani, menegaskan bahwa padang lamun merupakan habitat penting yang semakin terpinggirkan.

“Padang lamun menyediakan berbagai jasa ekosistem yang menopang kehidupan manusia, mulai dari perlindungan garis pantai hingga penyediaan sumber daya perikanan,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa lamun memberikan jasa penyedia (provisioning services), jasa pengaturan (regulating services), jasa budaya (cultural services), hingga jasa pendukung (supporting services). Salah satunya adalah kemampuannya membantu menyerap karbon dioksida, sehingga berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim.

Namun demikian, ekosistem lamun menghadapi ancaman serius akibat aktivitas manusia, seperti reklamasi, polusi, penangkapan ikan destruktif, pengerukan, sedimentasi, hingga penambangan pasir.

“Ditambah lagi dengan perubahan iklim global yang meningkatkan suhu laut, abrasi, dan kenaikan muka air laut,” tuturnya.

Menurut Nurul, kerusakan lamun tidak hanya berdampak pada hilangnya biodiversitas, tetapi juga mengancam ekonomi masyarakat pesisir.

“Ekosistem lamun memiliki keterkaitan erat dengan perikanan dan ketahanan pangan, baik bagi hewan maupun manusia, serta sejalan dengan komitmen Convention on Biological Diversity (CBD),” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pengelolaan yang terintegrasi, antara lain melalui pembentukan kawasan konservasi lamun, restorasi habitat, peningkatan kesadaran masyarakat lokal, serta penguatan regulasi dan kebijakan perlindungan ekosistem pesisir.

“Kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar ekosistem ini tidak semakin tergerus. Tanpa langkah konkret dan konsisten, hilangnya padang lamun akan menjadi ancaman nyata bagi keberlanjutan pesisir Indonesia sekaligus memperburuk krisis iklim global,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.