Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai

Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai

bukan-sekadar-lelah,-ini-11-dampak-buruk-bagi-karyawan-yang-overworked-dan-kurang-dihargai
Bukan Sekadar Lelah, Ini 11 Dampak Buruk bagi Karyawan yang Overworked dan Kurang Dihargai
service

Jakarta

Dampak buruk bagi karyawan overworked dan kurang dihargai sering kali tidak langsung disadari. Padahal, tekanan pekerjaan yang terus-menerus dapat membuat seseorang mengalami kelelahan fisik maupun mental.

Tak sedikit karyawan berusaha tetap produktif meski tubuh dan pikirannya sudah terlalu lelah. Semakin besar stres yang ditanggung dan semakin minim apresiasi yang diterima, kondisi ini dapat membuat mereka kehilangan semangat kerja secara perlahan.

Jika dibiarkan terus-menerus, perasaan terlalu banyak bekerja dan kurang dihargai bisa memengaruhi kesehatan, emosi, hingga kualitas hidup seseorang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan mengakui tekanan yang diberikan pada diri sendiri, Bunda dapat menciptakan ruang untuk batasan yang lebih produktif, serta pola pikir baru yang menenangkan dan mendukung.

Dilansir dari laman Your Tango, berikut beberapa dampak buruk karyawan overworked dan kurang dihargai:

1. Mudah marah dan frustrasi tentang hal-hal kecil

Sifat mudah tersinggung adalah salah satu tanda kelelahan kerja atau burnout yang paling umum, yang dapat mengindikasikan seseorang merasa terus-menerus terlalu banyak bekerja dan kurang dihargai.

Ketika merasa tidak dihargai dalam upaya mencari perhatian dan pengakuan dari orang lain, Bunda mungkin lebih cenderung memiliki sikap dan pola pikir negatif yang memicu sifat mudah tersinggung ini.

2. Sulit tidur

Bekerja lembur atau merasa tertarik pada pekerjaan sebagai jalan keluar dari masalah pribadi dapat mengurangi waktu yang seharusnya digunakan untuk tidur.

Rata-rata orang dewasa seharusnya tidur antara 8 hingga 10 jam setiap malam, tetapi ada lebih banyak nuansa dalam hubungan antara keadaan emosional dan pola tidur.

Sebuah studi dari Sleep Medicine menemukan bahwa gangguan kognitif dan emosional yang dipicu oleh kelelahan, baik di lingkungan profesional maupun hubungan pribadi, adalah dua prediktor terbesar bagi durasi dan kualitas tidur seseorang.

3. Sering sakit

Bekerja terlalu keras dengan jam kerja yang panjang dan tugas-tugas yang berat dapat melelahkan secara fisik, berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara umum.

Tubuh cenderung bereaksi negatif terhadap stres jangka panjang dan tekanan emosional dalam berbagai cara, memicu masalah pada sistem pencernaan, kardiovaskular, dan kekebalan tubuh.

Jika seseorang merasa tidak enak badan atau tidak kunjung sembuh dari flu yang mengganggu, mereka mungkin perlu mempertimbangkan kesehatan mental dan emosionalnya.

4. Mendambakan rasa syukur

Mereka sering kali terdorong melakukan tindakan kecil, tetapi kecewa setiap kali itu tidak dibalas atau tidak mendapatkan kebaikan atau ucapan terima kasih.

Membiasakan diri melakukan tindakan kebaikan kecil bermanfaat dengan caranya sendiri, tetapi perasaan positif itu dapat dengan cepat tertutupi ketika merasa tidak dihargai.

5. Takut pergi bekerja

Para pekerja yang dibebani gejala kelelahan kerja (burnout) sering kali merasa takut untuk pergi bekerja setiap hari, diliputi perasaan cemas dan stres kronis yang tidak terhindarkan ketika mereka memikirkan untuk berada di sana.

6. Berbicara negatif kepada diri sendiri

Bunda, orang-orang di sekitar di tempat kerja dapat membentuk realitas dan suasana hati secara keseluruhan.

Jadi, ketika merasa tidak didengarkan, terlalu banyak pekerjaan, dan kurang dihargai dalam interaksi sehari-hari di tempat kerja, hal itu dapat membentuk pola pikir secara negatif, mendorong untuk menggemakan dan mencerna perasaan tidak nyaman serta kritik dari rekan kerja kepada diri sendiri.

Selain sulit konsentrasi dan menyelesaikan tugas, ketika merasa kelelahan dan kurang dihargai, mereka mungkin mulai menunda-nunda pekerjaan.

Sering kali terjadi secara otomatis, penundaan pekerjaan muncul sebagai jalan keluar untuk mendapatkan dopamin atau istirahat, sesuatu yang sulit diprioritaskan oleh orang-orang yang mengalami kelelahan bekerja.

8. Tidak membuat rencana

Pikiran negatif mereka membujuknya untuk membatalkan rencana, dan banyaknya proyek pekerjaan yang tak kunjung usai membuat mereka terlalu stres untuk keluar rumah.

Ini adalah pengalaman yang mungkin pernah dialami setiap orang, baik mereka menyadarinya maupun tidak.

Penulis dan pelatih kehidupan, Dr. Whitney Gordon-Mead, berpendapat bahwa isolasi semacam ini, yang dipicu oleh stres, kecemasan, dan perasaan kewalahan, cenderung memicu siklus ketidaknyamanan yang lebih besar yang hangat memperburuk emosi dan pengalaman negatif.

9. Tidak termotivasi untuk menetapkan tujuan baru

Sulit membayangkan masa depan sering kali merupakan mekanisme pertahanan untuk mengatasi trauma yang belum terselesaikan, terutama pada orang yang mengalami kesulitan emosional.

Mereka tidak mampu menetapkan tujuan baru dan membayangkan kehidupannya di masa depan.

10. Tidak bisa mengendalikan apa yang dibutuhkan

Lantaran kebutuhan mereka selalu tidak terpenuhi dan emosi diabaikan di tempat kerja, wajar jika mereka sulit mengendalikan apa yang dibutuhkan.

Kecemasan dan stres kronis yang terkait dengan hubungan tidak sehat, dapat sangat melelahkan hingga merasa perlu mengambil kendali dengan cara yang tidak sehat dan tidak produktif.

11. Tidak pernah merasa cukup baik

Mereka mungkin mulai percaya bahwa mereka tidak pantas mendapatkan hal baik apa pun. Akibatnya, mereka merasa cemas, terputus, dan menumpuk rasa dendam.

Nah, itulah beberapa dampak buruk bagi karyawan overworked dan kurang dihargai yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.

Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/som)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.