Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Bukber di Masjid Jami An-Nawier Pekojan, Nasi Kebuli Jadi Favorit

Bukber di Masjid Jami An-Nawier Pekojan, Nasi Kebuli Jadi Favorit

bukber-di-masjid-jami-an-nawier-pekojan,-nasi-kebuli-jadi-favorit
Bukber di Masjid Jami An-Nawier Pekojan, Nasi Kebuli Jadi Favorit
service

Jakarta, NU Online

Suasana Ramadhan di Masjid Jami An-Nawier, kawasan Pekojan, Jakarta Barat terasa ramai saat waktu berbuka puasa. Jamaah dan warga sekitar berkumpul di masjid untuk berbuka bersama dengan hidangan yang disiapkan oleh panitia dan masyarakat sekitar.

Salah satu panitia takjil, Suminta, mengatakan bahwa persiapan makanan dilakukan bersama beberapa warga yang membantu di dapur masjid.

“Kurang lebih 150 porsi tiap hari, yang menyediakan masjid dan separuhnya dari warga,” ujar Suminta.

Ia menjelaskan bahwa menu yang disajikan beragam, mulai dari gorengan, lontong, kolak pisang, beragam es hingga makanan berat disediakan. Namun, nasi kebuli menjadi makanan favorit yang paling diminati.

Muniroh, warga setempat, mengatakan bahwa nasi kebuli sudah menjadi ciri khas berbuka puasa di kawasan Pekojan yang dikenal sebagai kampung Arab, karena mayoritas warganya masih keturunan Arab.

“Nasi kebuli yang paling diminati, itu sudah jadi ciri khas di sini,” kata Muniroh.

Sementara itu, Ketua Yayasan sekaligus Nazir Masjid Jami An-Nawier, Diki Dirzi Awliya bin Abu Bakar Basandit, mengatakan bahwa kegiatan Ramadhan di masjid berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, warga menyambut kegiatan tersebut dengan antusias. Dalam dua tahun terakhir pihak masjid juga mengadakan program pesantren Ramadhan untuk anak-anak usia 7 hingga 15 tahun.

“Alhamdulillah dua tahun terakhir ini kita mengadakan pesantren Ramadhan untuk anak-anak, warga cukup antusias dalam kegiatan,” katanya kepada NU Online saat ditemui di kawasan Pekojan, Ahad (8/3/2026).

Ia menjelaskan, anak-anak juga mengikuti berbagai kegiatan di masjid, yakni tadarus Al-Qur’an, berbuka puasa bersama, shalat tarawih, hingga tadarus malam sebelum pulang sekitar pukul 21.30.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari suasana Ramadhan di Masjid Jami An-Nawier yang masih ramai diikuti warga sekitar.

Kontributor: Nisfatul Laila

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.