Fri,24 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Cara Mengatasi Dehidrasi akibat Diare pada Orang dengan AIDS

Cara Mengatasi Dehidrasi akibat Diare pada Orang dengan AIDS

cara-mengatasi-dehidrasi-akibat-diare-pada-orang-dengan-aids
Cara Mengatasi Dehidrasi akibat Diare pada Orang dengan AIDS
service

Mubadalah.id – Diare yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh (dehidrasi). Beberapa tanda yang perlu Anda waspadai antara lain:

Pertama, mulut dan tenggorokan terasa kering disertai rasa haus yang berlebihan.

Kedua, air seni keluar sangat sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.

Ketiga, kulit kehilangan kelenturannya.

Keempat, ketika berdiri setelah duduk atau berbaring, kepala terasa pusing atau pandangan berkunang-kunang.

Kelima, apabila kulit Anda cubit lalu tidak segera kembali ke posisi semula, hal tersebut dapat menjadi tanda bahwa seseorang mengalami dehidrasi.

Penting! Apabila pasien menunjukkan tanda-tanda di atas dan juga mengalami muntah-muntah, ia mungkin memerlukan terapi cairan melalui infus atau rehidrasi melalui rektum. Segera cari pertolongan medis karena dehidrasi berat merupakan kondisi yang berbahaya.

Perawatan

Pertama, cegah dehidrasi dengan memperbanyak minum daripada biasanya.

Sari buah, air kelapa, teh manis hangat yang encer, bubur, sup, air tajin matang (air rebusan beras), serta larutan rehidrasi oral sangat bermanfaat untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

Meskipun pasien tidak merasa haus, ia tetap perlu minum atau mengonsumsi makanan yang banyak mengandung cairan setiap lima hingga sepuluh menit.

Kedua, pasien yang mengalami diare harus tetap makan dan minum. Berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering, serta pilih makanan yang mudah dicerna.

Bubur atau makanan yang dilumatkan dan mengandung banyak cairan merupakan pilihan yang baik. Misalnya bubur kacang hijau atau kacang tanah, bubur daging atau ikan, keju, yogurt, dan pisang.

Ketiga, hindari makanan yang dapat memperparah diare, seperti lalapan, nasi yang sulit dicerna, ketan, biji-bijian utuh, kulit buah, makanan yang terlalu pedas seperti merica, serta makanan atau minuman yang mengandung gula dalam jumlah tinggi. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 387.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.