Mubadalah.id – Infeksi pada kandung kemih berkaitan dengan masuk dan berkembangnya kuman, terutama bakteri, ke dalam saluran kemih.
Kondisi ini dapat terjadi ketika bakteri dari luar tubuh masuk melalui mulut saluran kencing yang terletak di bagian depan vagina, kemudian bergerak menuju saluran kemih hingga mencapai kandung kemih.
Perempuan memiliki risiko lebih besar mengalami infeksi saluran kemih dibandingkan laki-laki. Salah satu penyebabnya berkaitan dengan perbedaan panjang saluran kencing.
Saluran kencing bagian bawah perempuan lebih pendek dibandingkan saluran kencing laki-laki. Kondisi tersebut membuat kuman dari luar tubuh lebih mudah mencapai kandung kemih.
Karena itu, infeksi kandung kemih tidak hanya berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari. Beberapa aktivitas dan kebiasaan dapat membuat kuman lebih mudah masuk atau berkembang biak di dalam saluran kemih.
Hubungan Seks dan Risiko Infeksi
Salah satunya adalah hubungan seksual. Selama hubungan seks berlangsung, kuman yang berasal dari vagina atau anus dapat terdorong masuk melalui mulut saluran kencing. Kuman tersebut kemudian dapat bergerak melalui saluran yang mengarah ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.
Hubungan seksual menjadi salah satu penyebab yang cukup umum dalam terjadinya infeksi kandung kemih. Karena itu, buang air kecil setelah berhubungan seks dapat anda lakukan sebagai salah satu upaya untuk membantu membersihkan saluran kencing.
Ketika seseorang buang air kecil, urine yang keluar dapat membantu membawa sebagian kuman keluar dari saluran kemih.
Kebiasaan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan saluran kemih. Namun, buang air kecil setelah berhubungan seksual bukan merupakan cara untuk mencegah kehamilan. Pencegahan kehamilan tetap membutuhkan metode kontrasepsi yang sesuai. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Burns dkk, hlm 486.





Comments are closed.