Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi

Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi

cara-merawat-koreng-dan-luka-menganga-pada-orang-dengan-aids-agar-tidak-terinfeksi
Cara Merawat Koreng dan Luka Menganga pada Orang dengan AIDS agar Tidak Terinfeksi
service

Mubadalah.id – Koreng atau luka menganga pada kulit dapat terjadi akibat kecelakaan, misalnya karena teriris, tersobek, atau penyebab lain yang membuat kulit terbuka. Koreng terbentuk apabila luka tidak kunjung sembuh dan mengalami infeksi.

Koreng juga dapat muncul akibat infeksi bakteri atau karena kulit terus-menerus mengalami gesekan maupun tekanan. Misalnya, terlalu lama berbaring telentang sehingga menyebabkan luka pada punggung atau bokong.

Setiap kali terjadi luka, terutama pada orang yang hidup dengan AIDS, segera lakukan perawatan dan usahakan agar luka tidak kotor, tidak lembap, serta tidak terus mengalami gesekan agar tidak semakin parah atau mengalami infeksi.

Cara Perawatan Secara Umum

Pertama, bersihkan luka menggunakan air bersih dan sabun sedikitnya satu kali sehari. Bersihkan terlebih dahulu bagian kulit di sekitar luka, kemudian lanjutkan dari bagian tengah luka ke arah tepinya. Apabila memungkinkan, gunakan kain yang berbeda untuk setiap kali mengusap luka.

Kedua, apabila luka mengeluarkan nanah atau darah, balut luka menggunakan perban yang tidak terlalu kencang dan gantilah setiap hari.

Namun, apabila luka sudah kering dan tidak lagi mengeluarkan darah maupun nanah, sebaiknya tidak perlu dibalut agar terkena udara dan sinar matahari sehingga proses penyembuhan lebih cepat.

Ketiga, apabila luka berada di kaki atau betis, usahakan posisi kaki lebih tinggi daripada jantung sesering mungkin pada siang hari.

Saat tidur malam, sangga kaki agar tetap berada lebih tinggi daripada jantung. Hindari berdiri atau duduk terlalu lama. Berjalan kaki secara ringan justru lebih baik untuk membantu proses penyembuhan.

Keempat, perban (bukan kapasnya) atau kain pembalut dapat dicuci menggunakan air bersih dan sabun, kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

Apabila perlu, rebus terlebih dahulu sebelum Anda jemur. Jika sudah tidak akan Anda gunakan lagi atau terlalu kotor, kubur atau bakar perban tersebut. Jangan membuangnya ke tempat sampah terbuka maupun ke dalam jamban. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 396.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.