Sun,19 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Curah Hujan Tinggi Hambat Bantuan, PCNU Agam Minta Modifikasi Cuaca Dipercepat

Curah Hujan Tinggi Hambat Bantuan, PCNU Agam Minta Modifikasi Cuaca Dipercepat

curah-hujan-tinggi-hambat-bantuan,-pcnu-agam-minta-modifikasi-cuaca-dipercepat
Curah Hujan Tinggi Hambat Bantuan, PCNU Agam Minta Modifikasi Cuaca Dipercepat
service

Jakarta, NU Online

Intensitas hujan yang terus mengguyur Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mendorong Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Agam mendesak pemerintah mempercepat pelaksanaan modifikasi cuaca. Ketua PCNU Agam, Akmal Hadi, menyatakan bahwa hujan tanpa jeda telah menghambat pendistribusian bantuan logistik serta perbaikan akses jalan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Ia mengatakan, hujan biasanya turun sejak siang hari hingga pagi hari berikutnya. “Biasanya hujan mulai sekitar pukul 13.00 sampai pagi. Sampai hari ini kami masih di lokasi, dan curah hujan masih turun,” ujarnya kepada NU Online, Kamis (11/12/2025).

Menurut Akmal, kondisi cuaca tersebut menyulitkan relawan NU Peduli dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Masyarakat butuh logistik yang harus segera disalurkan, sementara cuaca begini. Jadi kalau bisa, kami berharap pemerintah bisa merekayasa cuaca ini,” tuturnya.

Akmal menambahkan bahwa pemerintah sejatinya telah memulai operasi modifikasi cuaca. Namun, pelaksanaannya belum optimal karena keterbatasan armada pesawat.

“Kemarin itu armada pesawat dialihkan ke Sumatra Utara dan Aceh, sehingga untuk Sumatra Barat baru satu hari dilakukan rekayasa. Katanya fasilitas pesawat terbatas, jadi Sumatra Barat belum maksimal,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dengan melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah rawan bencana.

“Kita melaksanakan OMC di Aceh, Sumut, Sumbar, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dalam waktu 24 jam, terus menerus sesuai kebutuhan,” ujar Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, melalui media sosial BMKG yang diakses NU Online, Kamis (11/12/2025).

Faisal menjelaskan bahwa OMC dilakukan dengan dua metode, bergantung pada kondisi awan. Untuk mengendalikan hujan sebelum mencapai wilayah rawan, NaCl ditebarkan pada awan-awan di atas laut atau waduk agar hujan turun lebih awal. Sementara jika awan hujan telah berada di wilayah berisiko, CaO atau kapur tohor digunakan untuk memecah awan agar hujan tidak terjadi.

“Perlu diketahui, OMC tidak bisa dilakukan pada bibit siklon maupun siklon tropis karena mempertimbangkan banyak hal, seperti eskalasi yang terlalu besar, pergerakan yang cepat, hingga keselamatan penerbangan tim OMC itu sendiri,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.