Tue,18 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Curhat Nina Zatulini Jalani Postpartum usai Melahirkan, Akui Tak Mudah Urus Newborn

Curhat Nina Zatulini Jalani Postpartum usai Melahirkan, Akui Tak Mudah Urus Newborn

curhat-nina-zatulini-jalani-postpartum-usai-melahirkan,-akui-tak-mudah-urus-newborn
Curhat Nina Zatulini Jalani Postpartum usai Melahirkan, Akui Tak Mudah Urus Newborn
service

Jakarta

Artis Nina Zatulini melahirkan anak keempatnya pada 5 Februari 2026, di JWCC Hospital. Nina melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Khalisa.

Belum sebulan melahirkan, Nina mengungkap perjalanannya melewati masa postpartum. Perempuan 34 tahun ini mengaku tetap mengalami tekanan meski sudah beberapa kali melahirkan.

Bukan tanpa sebab, Nina merasakan tekanan datang dari jarak kelahiran anak ketiga dan keempatnya yang cukup jauh. Di saat rutinitasnya sudah dianggap normal mengurus tiga anak, Nina tiba-tiba merasa perlu menyesuaikan diri lagi untuk mengurus newborn.

“Menjadi ibu itu gada khatamnya, selamanya belajar buat jadi ibu yang baik buat anak-anak. Mungkin banyak yang mikir “Ahhh udah anak keempat udah enggak stress lah ya sama newborn”,” tulisnya di Instagram @ninazatulini22.

“Kata siapa? Tetep ada banget loh tekanannya, belum jarak sama anak terakhir 5 tahun yang tadinya udah normal dan aman semua tiba-tiba harus penyesuaian lagi,” sambungnya.

Meski tak mudah mengurus newborn, Nina yakin dapat melewati masa postpartum. Melalui unggahan ini, Nina tak hanya menyemangati dirinya yang baru melahirkan, tapi juga memberikan dukungan kepada para Bunda yang tengah berada di posisinya.

“Tapi Bismillah semoga kita semua diberi kesehatan, semoga Allah jaga selalu keluarga kecil kita, dan yuk sesama bu ibu kita saling semangatin. Semoga kita semua bisa melewati masa sulit dan nanti akan kembali ke era kita Amin Ya Rabbal Alamin.. SEMANGAAAT!!!” ujar Nina.

Pentingnya dukungan selama masa postpartum

Melewati masa postpartum mungkin tidak mudah bagi sebagian Bunda. Ada yang perlu menyesuaikan diri karena baru pertama kali menjadi ibu. Ada pula yang harus beradaptasi lagi lantaran jarak kelahiran yang cukup jauh dari sebelumnya.

Perlu diketahui, masa postpartum adalah masa di mana seorang Bunda mengalami banyak perubahan dan memiliki tanggung jawab baru dalam menjalani perannya sebagai ibu. Di masa ini, Bunda juga harus melalui masa pemulihan secara fisik yang tak mudah.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), salah satu kunci sukses melalui masa postpartum adalah mendapatkan jaringan dukungan yang kuat. Jaringan ini dapat berasal dari keluarga, teman, dan tenaga kesehatan.

“Beberapa dapat hadir langsung saat ibu membutuhkannya, dan yang lainnya hanya dapat dihubungi melalui telepon atau video. Dukungan apa pun sangat penting,” ujar dokter kandungan dan ginekolog di Novant Health di Charlotte, Carolina Utara, Dr. Angelica Glover.

Teman, keluarga, dan dokter sering kali menjadi orang pertama yang menyadari tanda-tanda peringatan ketika seorang ibu baru mengalami kesulitan. Hal itu sangat penting mengingat banyak ibu mengatakan bahwa mereka baik-baik saja, meski pada kenyataannya menunjukkan hal berbeda.

“Seorang ibu baru mungkin merasa sesak napas atau tidak seperti biasanya. Seseorang yang mengenalnya dengan baik dapat menyadari hal ini dan berkata, ‘Saya khawatir padamu. Kamu harus memeriksakan diri’,” kata Glover.

Perlu dipahami, kebutuhan setiap ibu akan berbeda-beda setelah melahirkan. Seorang Bunda mungkin membutuhkan dukungan yang besar, sementara hanya sedikit orang yang bisa diandalkan untuk mendukungnya. Apa pun pilihannya, mendapatkan bantuan dari tenaga ahli bukan lah suatu hal yang buruk bagi ibu untuk melewati masa nifasnya dengan baik.

Selain dukungan, Bunda yang menjalani masa postpartum juga perlu memerhatikan kebutuhan pribadinya. Glover mengatakan bahwa semua orang tua baru membutuhkan dukungan dasar, seperti waktu tidur yang cukup, mengonsumsi makanan sehat, dan melakukan me time. Pada kondisi tertentu, ibu yang baru melahirkan mungkin membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra.

Demikian kabar terbaru dari Nina Zatulini yang curhat tentang perjuangannya melewati masa postpartum usai melahirkan anak keempat.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.