Wed,19 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Ibu Penusuk Anak Kandung di Pamekasan Dikirim ke RSJ Lawang

Ibu Penusuk Anak Kandung di Pamekasan Dikirim ke RSJ Lawang

ibu-penusuk-anak-kandung-di-pamekasan-dikirim-ke-rsj-lawang
Ibu Penusuk Anak Kandung di Pamekasan Dikirim ke RSJ Lawang
service

Pamekasan (beritajatim.com) – Satreskrim Polres Pamekasan menetapkan inisial DA (31) sebagai tersangka kasus penganiayaan berujung maut terhadap anak kandungnya sendiri, inisial TD (10) di Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Senin (17/8/2026) kemarin.

Dalam kasus tersebut, DA menusuk TD dengan menggunakan pisau dapur sepanjang 33 centimeter (cm), sehingga mengakibatkan korban mengalami luka robek di bagian bahu kiri, punggung dan pinggul.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun sampai di RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Yoyok Hardianto, Selasa (18/8/2026).

Akibat aksi tersebut, DA dijerat Pasal 44 ayat 3 UU RI No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Pasal 338 KUHP. “Namun dari data Dinkes, DA memiliki riwayat gangguan jiwa sejak 2020. Sempat dinyatakan sembuh, hanya saja pada 2023 kondisinya kambuh lagi,” ungkapnya.

“Untuk sementara tersangka tidak kami tahan, namun sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Untuk sementara tersangka kami kirim ke Rumah Sakit Jiwa di RSJ Lawang untuk dilakukan observasi kurang lebih 5 sampai 10 hari,” imbuhnya.

Saat ini DA masih diamankan di ruang Satreskrim dengan pengawasan penyidik perempuan, sekalipun saat ini belum bisa diajak komunikasi. “Kita mencoba berkomunikasi, tapi tidak bisa diajak komunikasi, hanya diam saja dengan tatapan kosong,” jelasnya.

“Untuk 2 anak korban lainnya, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos). Jika keluarga tidak mampu menerima, maka DA akan dirujuk ke UPT Rehabilitasi di Pasuruan atau Sidoarjo,” pungkasnya. [pin/ian]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.