Wed,20 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Deretan Cabor Ini Sudah Punya Target Medali di Asian Games 2026 Biar Indonesia Tak Cuma Jadi Pemanis

Deretan Cabor Ini Sudah Punya Target Medali di Asian Games 2026 Biar Indonesia Tak Cuma Jadi Pemanis

deretan-cabor-ini-sudah-punya-target-medali-di-asian-games-2026-biar-indonesia-tak-cuma-jadi-pemanis
Deretan Cabor Ini Sudah Punya Target Medali di Asian Games 2026 Biar Indonesia Tak Cuma Jadi Pemanis
service

20 Mei 2026 12.26 WIB • 2 menit

Deretan Cabor Ini Sudah Punya Target Medali di Asian Games 2026 Biar Indonesia Tak Cuma Jadi Pemanis


Ajang olahraga terbesar di Asia, Asian Games 2026, sudah sebentar lagi. Federasi dari setiap cabang olahraga (cabor) mulai mematangkan strategi dan menetapkan target Indonesia di Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang. Dengan semangat untuk tampil maksimal, setiap federasi berlomba-lomba menyiapkan program pelatihan nasional (Pelatnas) yang intensif guna memastikan para atlet mencapai performa puncak saat Asian Games 2026 dimulai pada 19 September mendatang.

Apa saja  cabor yang sudah menetapkan target medali mereka untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung Asian Games 2026? Berikut daftarnya:

1. Balap Sepeda (4 Emas)

Indonesia Cycling Federation (ICF) membidik empat medali emas dari nomor BMX Putri, Balap Sepeda Jalan Raya Putri, MTB, dan Trek. Untuk mengejar ambisi tersebut, sebanyak 26 atlet telah mengikuti Pelatnas sejak awal tahun dengan agenda try out internasional yang padat hingga Agustus.

“Target kami adalah mendapatkan 4 medali emas, satu di BMX Putri, satu di Balap Sepeda Jalan Raya Putri, satu di MTB, dan satu di Trek.” ujar Sekretaris Jenderal ICF, Jadi Rajagukguk, dikutip dari Detik.

2. Esports (Minimal 5 Medali)

 PB ESI menargetkan setidaknya lima medali dari sembilan nomor pertandingan yang diikuti, termasuk Mobile Legends: Bang Bang, PUBG Mobile, dan eFootball. Fokus utama kini tertuju pada peningkatan teknis dan mental di pusat latihan nasional guna menghadapi dominasi negara kuat seperti China dan Jepang.

“Kita ada sembilan nomor pertandingan di Asian Games. Dari sembilan nomor ini minimal lima kita mendapatkan medali untuk kita bawa ke negara kita.” kata Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibawa, seperti diwartakan Inilah.

3. Angkat Besi (Medali Emas)

PABSI terus menjaga tradisi emas mereka setelah sukses besar di Olimpiade dan Asian Games edisi sebelumnya melalui atlet seperti Rahmat Erwin Abdullah dan Rizki Juniansyah.

“Target kami selalu coba ya tertinggi. Asian Games, alhamdulillah sejak pengurusan saya, kita kan berhasil mendapatkan emas di Asian Games. Dan di olimpiade 2028 kita juga mencanangkan medali emas.”. tutur Ketua Umum PABSI, Rosan Roeslani, dikutip dari Antara.

4. Panjat Tebing (4 Medali)

 Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menargetkan empat medali dari nomor speed dan lead putra-putri. Kesuksesan menjadi juara umum di SEA Games 2025 dengan atlet-atlet junior menjadi modal kepercayaan diri bagi tim asuhan Yenny Wahid selaku Ketua Umum FPTI.

“Mohon doanya. Olimpiade (targetnya) dua medali dan mungkin final untuk (nomor) lead. Jadi untuk speed kita tetap target medali, tapi untuk lead kami target final.” kata Yenny, dilansir Antara.

5. Soft Tennis (2 Medali Perak)

Nomor beregu putra dan ganda campuran menjadi tumpuan utama PP Pesti untuk membawa pulang dua medali perak. Para atlet kini menjalani latihan fisik dan teknik dua kali sehari di Jakarta untuk menandingi kekuatan Taiwan dan Jepang.

 “Fokus kami adalah efisiensi dan intensitas. Atlet tidak perlu membuang waktu di perjalanan, semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan.”. ujar Ketua Umum PP Pesti, Awal Chairuddin, sebagaimana diwartakan RRI.

6. Panahan (Peningkatan Prestasi)

Setelah keluar sebagai juara umum SEA Games 2025 dengan enam emas, PB Perpani langsung menyiapkan roadmap menuju Nagoya untuk menjaga tren positif. Ketua Umum PB Perpani, Arsjad Rasjid, menjelaskan fokus federasi:

“Agenda 2026 difokuskan pada kesiapan kompetitif internasional dan pencapaian puncak performa di Asian Games 2026 Nagoya. Kami memperketat standar pembinaan, kompetisi, dan evaluasi kinerja di seluruh level.”. paparnya

7. Modern Pentathlon (Meraih Medali)

PP MPI telah meloloskan dua atlet putri dan satu atlet putra untuk berlaga di Nagoya dan berambisi mempersembahkan medali pertama bagi Indonesia di cabor ini. Program pembinaan kini diakselerasi agar atlet mampu bersaing di level dunia.

8. Berkuda Equestrian (Medali Perdana) 

Cabor berkuda ketangkasan menargetkan medali pertama mereka dengan mengirimkan para rider terbaik untuk berlatih dan berkompetisi di Eropa guna memenuhi standar kualifikasi internasional.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.