Jakarta, NU Online
Berbagai macaam bencana menimpa berbagai negara di dunia akhir-akhir ini. Mulai banjir bandang di China dan Nepal hingga kekeringan, kebakaran, gempa bumi, dan gunung meletus yang menimpa Indonesia.
Di tengah ancaman bencana dari berbagai sisi itu, manusia harus berupaya untuk menghindari dan mencegahnya agar tak terulang. Berbagai macam ikhtiar harus dilakukan untuk mencegah peristiwa serupa tidak lagi terjadi.
Namun umat Islam juga perlu menghambakan diri di hadapan Allah swt dengan ikhtiar batin, tidak cukup dengan upaya lahir. Hal itu diaktualisasikan dengan memanjatkan doa, memohon perlindungan dari-Nya agar dihindarkan dari segala macam bencana dan marabahaya.
NU Online Super Apps menyajikan doa khusus terkait permohonan agar dihindarkan dari ragam bencana apa saja. Hal ini juga tersaji dalam Web Qur’an NU Online yang diakses NU Online pada Senin (7/9/2026).
Adapun lafal doa agar terlindungi dari berbagai macam bencana yang dimaksud adalah sebagai berikut.
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّيْ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ وَالْحَرِيْقِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ فِيْ سَبِيْلِكَ مُدْبِرًا وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيْغًا
Allâhumma innî a’ûdzu bika minal hadmi, wa a’ûdzu bika minat taraddî, wa a’ûdzu bika minal gharqi wal harîqi, wa a’ûdzu bika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal mauti, wa a’ûdzu bika an amûta fî sabîlika mudbiran, wa a’ûdzu bika an amûta ladîghan
Artinya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenagelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian (sakaratul maut). Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang.”




Comments are closed.