Fri,7 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Fadia/Tiwi alihkan fokus setelah tersingkir dari All England

Fadia/Tiwi alihkan fokus setelah tersingkir dari All England

fadia/tiwi-alihkan-fokus-setelah-tersingkir-dari-all-england
Fadia/Tiwi alihkan fokus setelah tersingkir dari All England
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi mengalihkan fokus untuk menjaga kondisi fisik menjelang Swiss Open 2026 setelah terhenti pada babak 16 besar All England 2026.

Pada pertandingan di Utilita Arena, Birmingham, Kamis waktu setempat, mereka dipaksa mengakui keunggulan unggulan kelima Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dengan 15-21, 16-21.

Tiwi menyatakan tak ingin terlalu lama larut dalam kegagalan karena masih harus mempersiapkan diri menghadapi turnamen pekan depan.

“Masih ada Swiss Open pekan depan jadi kami harus jaga kondisinya jangan sampai turun. Staminanya tidak boleh kendur,” kata Tiwi dalam keterangan tertulis PP PBSI, Jumat.

Ia menilai secara permainan mereka sebenarnya sudah menemukan pola yang tepat saat menghadapi ganda Jepang itu.

“Hanya memang konsistensinya masih hilang-hilangan,” sambungnya.

Baca juga: Alwi singkirkan unggulan ketujuh Chou Tien Chen dari All England

Sementara itu, Fadia mengatakan mereka tetap bersyukur dapat menyelesaikan pertandingan dengan upaya maksimal.

Menurut dia, peluang menyamakan kedudukan sempat terbuka, namun kesalahan sendiri membuat jarak poin kembali melebar.

“Setelah itu kami banyak mati sendiri yang membuat jarak poinnya jauh lagi,” kata Fadia.

Fadia menambahkan ganda putri dituntut bermain lebih sabar dan efisien karena pertandingan sering berlangsung dalam reli panjang yang menguras tenaga.

“Kami harus lebih konsisten lagi. Ganda putri mainnya capek dan reli, jadi harus bisa lebih hemat poin dan tidak banyak buang poin,” ujarnya.

Baca juga: Amri/Nita menangi duel debutan Indonesia di All England 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.