Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. FER Jabar 2026: Bank BJB Bidik UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi

FER Jabar 2026: Bank BJB Bidik UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi

fer-jabar-2026:-bank-bjb-bidik-umkm-naik-kelas-lewat-ekosistem-digital-terintegrasi
FER Jabar 2026: Bank BJB Bidik UMKM Naik Kelas Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi
service

KABARBURSA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) berkomitmen mempercepat akselerasi digitalisasi dan pembiayaan bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi menggenjot pertumbuhan ekonomi daerah. Emiten perbankan berkode BJBR ini membidik penguatan ekosistem digital terintegrasi agar pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan memperluas pasar hingga ke luar Jawa Barat.

Pemimpin Grup Divisi Institutional & Wholesale Banking Bank BJB, Yeni Fatimah, menegaskan bahwa sebagai bank pembangunan daerah, BJB menjalankan peran intermediasi secara agresif. 

Langkah ini dilakukan baik melalui pendanaan infrastruktur skala besar maupun intervensi permodalan di segmen UMKM.

“Kami aktif mendorong perekonomian daerah. BJB tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur besar yang berkolaborasi dengan BUMN, tetapi kami juga masuk ke area UMKM sebagai segmen yang tidak boleh ditinggalkan,” ujar Yeni dalam Forum Ekonomi Regional Jawa Barat 2026 di Sumedang, Selasa, 23 Juni 2026.

Menjawab tantangan keterbatasan akses pembiayaan yang sering membelit pelaku usaha mikro, Bank BJB menyediakan berbagai skema kredit adaptif. 

Salah satu andalannya adalah Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan suku bunga stimulan berkisar antara 3 persen hingga 9 persen, bahkan tanpa agunan tambahan untuk plafon tertentu.

Selain KUR super mikro dan mikro, BJB menonjolkan produk inovatif seperti KUR Perumahan yang digarap bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

“Kredit program perumahan ini menjadi solusi bagi pelaku usaha yang ingin memanfaatkan hunian mereka sebagai toko atau gudang namun terkendala modal kerja. Adanya subsidi pemerintah membuat rate bunga menjadi jauh lebih efisien,” jelas Yeni.

BJB juga menyediakan pembiayaan khusus sektor pertanian, pengadaan mesin-mesin produksi, hingga skema pembiayaan resi gudang untuk menjaga stabilitas sektor komoditas.

BJB menyadari intervensi modal tidak akan optimal tanpa adanya peningkatan kapasitas manajemen usaha. Oleh karena itu, bank menyiapkan unit khusus bernama Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT).

Unit ini bergerak memberikan edukasi tata kelola keuangan, mulai dari pemisahan kas peribadi dan operasional hingga penyusunan laporan keuangan.

Untuk mendukung efisiensi operasional tersebut, BJB memfasilitasi pelaku usaha dengan aplikasi BJB DiSentra secara gratis.

Aplikasi ini mengintegrasikan fungsi, Pencatatan Keuangan DigitalMengubah pembukuan manual menjadi laporan keuangan akuntabel yang bankable untuk mempermudah asesmen kredit.

Kedua, Modul Edukasi Bisnis, akses mandiri untuk materi pengemasan produk hingga strategi pemasaran digital. Dan Bincang Bisnis Rutin, program pendampingan interaktif gratis setiap hari Jumat dengan menghadirkan narasumber ahli.

Di sisi hilir atau sistem pembayaran, BJB terus memperluas penetrasi ekosistem nontunai (cashless) lewat implementasi QRIS dan layanan mobile banking. 

Penerapan QRIS ini dipastikan bebas biaya administrasi untuk menjamin efisiensi transaksi, baik bagi pedagang kuliner khas daerah maupun pengelola parkir.

Yeni menambahkan, digitalisasi secara fundamental berhasil mendongkrak skala pasar produk lokal. Komoditas unggulan seperti Tahu Sumedang atau Ubi Cilembu kini tidak hanya menyasar konsumen domestik regional, melainkan bisa diakses oleh pasar yang lebih luas di luar Jawa Barat.

Melalui sinergi pembiayaan, digitalisasi manajemen, dan kemudahan pembayaran ini, Bank BJB optimistis dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi regional sebesar 8 persen.(*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.