Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Festival Kampung Dongeng Jangkau 57 Kota, Hidupkan Kembali Tradisi Bercerita di Tengah Keluarga

Festival Kampung Dongeng Jangkau 57 Kota, Hidupkan Kembali Tradisi Bercerita di Tengah Keluarga

festival-kampung-dongeng-jangkau-57-kota,-hidupkan-kembali-tradisi-bercerita-di-tengah-keluarga
Festival Kampung Dongeng Jangkau 57 Kota, Hidupkan Kembali Tradisi Bercerita di Tengah Keluarga
service

Festival Kampung Dongeng 2026


Tradisi mendongeng di lingkungan keluarga menghadapi tantangan besar. Banyak orang tua yang kini memiliki keterbatasan waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan anak, sementara ruang bermain yang aman dan ramah anak juga semakin berkurang. Oleh karena itu, Festival Kampung Dongeng hadir sebagai upaya menghidupkan kembali budaya bercerita yang selama ini menjadi bagian penting dalam tumbuh kembang anak.

Festival Kampung Dongeng 2026 diselenggarakan secara serentak di 57 kota yang tersebar di lebih dari 20 provinsi di Indonesia pada 16 hingga 31 Mei 2026. Mengusung tema “Merajut Cerita, Menguatkan Keluarga”, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan bagi anak dan orang tua untuk menikmati berbagai aktivitas literasi tutur, mulai dari mendengarkan dongeng, membaca buku, bermain, hingga berkreasi bersama.

Menghadirkan Ruang Kebersamaan untuk Keluarga

Sepanjang penyelenggaraannya, festival ini berhasil menjangkau lebih dari 9.000 peserta yang berasal dari sekitar 2.850 keluarga. Kegiatan berlangsung di berbagai daerah, mulai dari Pulau Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali hingga Nusa Tenggara.

Berbeda dengan banyak kegiatan anak yang menempatkan orang tua sebagai pendamping pasif, Festival Kampung Dongeng justru mengajak seluruh anggota keluarga terlibat aktif. Orang tua dan anak menjadi bagian dari setiap aktivitas yang dirancang untuk memperkuat interaksi dan membangun kedekatan emosional.

Melalui kegiatan sederhana seperti mendengarkan cerita, membaca buku bersama, hingga permainan edukatif, keluarga diajak menciptakan quality time yang bermakna. Pendekatan ini sekaligus menjadi alternatif di tengah semakin banyaknya waktu yang dihabiskan anak bersama perangkat digital.

Kemeriahan festival juga terasa pada penyelenggaraan tingkat pusat yang menghadirkan penyanyi dan aktris muda Quin Salman sebagai bintang tamu. Kehadirannya menambah antusiasme anak-anak dan keluarga yang mengikuti rangkaian acara.

Perjalanan 17 Tahun Kampung Dongeng

Festival tahun ini memiliki makna khusus karena menjadi bagian dari perayaan 17 tahun perjalanan Kampung Dongeng. Komunitas ini didirikan oleh Kak Awam Prakoso pada 2009 dengan tujuan menghidupkan kembali tradisi mendongeng sebagai sarana pendidikan karakter dan penguatan hubungan keluarga.

Dalam perjalanannya, Kampung Dongeng berkembang menjadi gerakan sosial berbasis komunitas yang kini hadir di lebih dari 200 titik di Indonesia. Kehadirannya tidak hanya menghadirkan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan melalui cerita.

Ketua Umum Komunitas Kampung Dongeng Indonesia, Kak Syarif Ali, menilai festival ini lebih dari sekadar rangkaian acara. Menurutnya, yang terpenting adalah pengalaman yang dibawa pulang oleh setiap keluarga.

“Kami ingin menghadirkan ruang agar anak-anak bisa merasa didengar, bermain dengan bahagia, dan pulang membawa kenangan baik bersama keluarganya,” ungkap Kak Syarif Ali.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan festival merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak Indonesia. Keterlibatan komunitas, institusi, relawan, sponsor, media, hingga pelaku usaha menunjukkan bahwa upaya menciptakan lingkungan yang ramah anak membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Dongeng sebagai Pondasi Karakter Anak

Pendiri Kampung Dongeng, Kak Awam Prakoso, menegaskan bahwa dongeng memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak, terutama pada era digital yang membuat informasi dapat diakses dengan sangat mudah.

“Dongeng sangat penting dalam membentuk karakter anak karena menjadi semacam vitamin dan nutrisi bagi tumbuh kembang mereka. Di era sekarang, ketika anak-anak sangat mudah mengakses berbagai informasi, dongeng dapat menjadi pondasi yang kuat untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini,” ujar Kak Awam Prakoso.

Menurutnya, kehadiran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam proses tumbuh kembang anak. Budaya bercerita di rumah dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat hubungan emosional sekaligus menyampaikan nilai-nilai positif kepada anak. Sementara itu, komunitas dan relawan berperan menyediakan ruang-ruang positif yang mendukung proses tersebut.

Menuju 1.000 Kampung Dongeng di Indonesia

Festival Kampung Dongeng juga menjadi langkah awal untuk memperluas dampak gerakan ini di masa depan. CEO Kampung Dongeng, Kak Miqdad Prakoso, menyampaikan bahwa organisasinya memiliki target membangun 1.000 Kampung Dongeng yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Ke depan, Kampung Dongeng memiliki harapan untuk mewujudkan 1.000 Kampung Dongeng yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui gerakan ini, kami ingin menghadirkan lebih banyak ruang ramah anak yang dapat menjadi tempat bermain, belajar, dan bertumbuh,” ujar Kak Miqdad Prakoso.

Target tersebut didukung oleh kolaborasi yang terus berkembang. Dalam penyelenggaraan Festival Kampung Dongeng 2026, sekitar 250 komunitas, institusi, dan mitra sponsor terlibat secara nasional. Kegiatan ini juga mendapat dukungan sekitar 300 media nasional dan lokal serta melibatkan sekitar 150 pelaku UMKM di berbagai daerah.

Besarnya dukungan tersebut menunjukkan bahwa gerakan literasi keluarga dan pendidikan karakter masih memiliki tempat penting di tengah masyarakat. Melalui pendekatan yang sederhana namun dekat dengan kehidupan sehari-hari, Festival Kampung Dongeng berupaya mengingatkan kembali bahwa cerita bukan sekadar hiburan bagi anak, melainkan juga sarana untuk membangun hubungan keluarga yang lebih erat dan lingkungan yang lebih ramah bagi tumbuh kembang generasi mendatang.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.