Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Gus Hilmy: Lawan Rasa Takut dengan Ilmu, Bangun Mental Sehat dengan Tawadhu

Gus Hilmy: Lawan Rasa Takut dengan Ilmu, Bangun Mental Sehat dengan Tawadhu

gus-hilmy:-lawan-rasa-takut-dengan-ilmu,-bangun-mental-sehat-dengan-tawadhu
Gus Hilmy: Lawan Rasa Takut dengan Ilmu, Bangun Mental Sehat dengan Tawadhu
service

Jakarta, NU Online

Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hilmy Muhammad (Gus Hilmy) menegaskan bahwa kesehatan mental seorang Muslim dapat dibangun dengan dua fondasi utama, yakni melawan rasa takut dengan ilmu dan menumbuhkan sikap tawadhu atau rendah hati.

Menurut Gus Hilmy, rasa takut yang tidak pada tempatnya sering kali menjadi penghalang utama kemajuan seseorang. Ketakutan itu, katanya, kerap lahir dari ketidaktahuan terhadap hakikat suatu persoalan.

“Kenapa kita disuruh berfikir melawan ketakutan? Kerana antara sebab penakut itu adalah al-jahla atau tidak tahu, serta kurangnya pengetahuan tentang hakikat urusan tersebut,” ujar Gus Hilmy dalam Pengajian Ramadhan Kitab MabadiKhoiri Ummah yang tayang di Kanal Youtube Krapyak Official pada Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, seseorang yang tidak memahami persoalan secara utuh akan cenderung diliputi kekhawatiran dan enggan mengambil peluang.

Sebagai contoh, ada orang yang takut melanjutkan kuliah ke luar negeri hanya karena tidak mengetahui informasi tentang beasiswa atau biaya hidup yang sebenarnya dapat ditanggung melalui skema pendanaan tertentu.

Karena itu, Gus Hilmy menekankan pentingnya keberanian yang terus dilatih. Salah satu caranya adalah melalui trial and error atau percobaan berulang terhadap hal-hal yang ditakuti hingga rasa takut tersebut berkurang dan akhirnya hilang.

“Melawan ketakutan dengan cara melakukannya berkali-kali (watajribati) hingga menjadi kebiasaan dan tidak menakutkan lagi,” katanya.

Selain faktor ketidaktahuan, ia menyinggung aspek moral sebagai penopang mental. Menurutnya, kehidupan yang bersih dari perbuatan maksiat menjadi perisai penting agar seseorang tidak mudah diliputi rasa takut.

“Cara supaya kita tidak menjadi penakut adalah hidup kita harus bersih dari pada hal-hal yang kotor dan perbuatan tercela. Orang yang melakukan kesalahan atau rusuh selalu akan hidup dalam ketakutan kerana mereka ada beban masa lalu,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Hilmy menjelaskan pentingnya sikap tawadhu dalam membangun kepribadian yang sehat. Ia menegaskan bahwa tawadhu bukan berarti rendah diri atau minder, melainkan posisi tengah antara kesombongan (alkibr) dan kerendahan yang hina (alwadhi’ah).

“Tawadhu yaitu kerelaan seseorang untuk menempati posisi yang lebih rendah dari yang seharusnya ia dapatkan demi menghormati orang lain,” ucapnya.

Menurutnya, sikap tawadhu bukanlah bentuk penghinaan terhadap diri sendiri, melainkan kesediaan untuk tetap menghormati orang lain meskipun memiliki kedudukan yang tinggi.

“Siapa yang rendah hati kerana Allah, maka Allah akan mengangkat darjatnya. Tawadhu itu lahir dari pada pengetahuan kita tentang keagungan Allah dan kesedaran tentang kekurangan diri sendiri,” jelas Gus Hilmy.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.