Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Gus Yahya: Musibah Al-Khoziny Puncak Gunung Es Infrastruktur Pesantren, Kita Harus Perjuangkan Perbaikan

Gus Yahya: Musibah Al-Khoziny Puncak Gunung Es Infrastruktur Pesantren, Kita Harus Perjuangkan Perbaikan

gus-yahya:-musibah-al-khoziny-puncak-gunung-es-infrastruktur-pesantren,-kita-harus-perjuangkan-perbaikan
Gus Yahya: Musibah Al-Khoziny Puncak Gunung Es Infrastruktur Pesantren, Kita Harus Perjuangkan Perbaikan
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan musibah yang terjadi di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo sebagai puncak dari gunung es persoalan infrastruktur di pesantren yang perlu segera diperbaiki.

“Musibah yang dialami oleh Al-Khoziny ini adalah puncak dari gunung es masalah infrastruktur di pondok pesantren. Itu harus kita perjuangkan bersama untuk perbaikan-perbaikan lebih lanjut,” ujar Gus Yahya saat ditemui usai kegiatan kick off Hari Santri di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025).

Gus Yahya mengatakan bahwa sejumlah tantangan yang dihadapi saat ini bersifat sistemik. Selain musibah di Al-Khoziny, Indonesia juga dihadapkan pada bencana seperti gempa dan banjir yang turut berdampak pada pesantren.

“Ini semua tantangan besar. Mungkin kita bisa lewati kalau kita menggalang persatuan yang kokoh di antara kita semua,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menunjukkan perhatian terhadap kondisi tersebut. Gus Yahya berharap agar langkah-langkah penanganan dilakukan secara menyeluruh oleh pesantren di seluruh Indonesia.

“Terima kasih bahwa pemerintah sudah menunjukkan perhatian. Mudah-mudahan nanti secara sistemik masalah ini bisa kita address, ditangani bersama pesantren seluruh Indonesia,” kata Gus Yahya.

Sementara itu, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Hodri Ariev mengatakan bahwa musibah yang terjadi di Al-Khoziny perlu disikapi dengan empati, bukan dijadikan alasan untuk menghentikan pembangunan di pesantren.

“Itu musibah, tentu tidak mungkin pesantren asal membangun. Jangan kemudian musibah di Al-Khoziny dijadikan alasan untuk menghentikan pembangunan gedung di pesantren,” ujarnya.

Gandeng Fakultas Teknik Sipil untuk Perbaiki Infrastruktur Pesantren

Kiai Hodri menambahkan, pihaknya tengah melakukan upaya  dengan menggandeng fakultas teknik sipil dalam pendampingan pembangunan gedung pesantren.

“Kita tahu beberapa pesantren membangun gedung yang mereka butuhkan itu memang tidak berdasarkan spesifikasi dari teknis sipil. Hal itu disebabkan karena mereka memiliki kemampuan yang terbatas,” ujarnya.

Kiai Hodri menjelaskan, keterbatasan tersebut sering membuat pembangunan dilakukan secara swadaya tanpa pendampingan teknis yang memadai. Sementara kebutuhan untuk menyediakan sarana pendidikan di pesantren sangat mendesak.

“Bisa dibayangkan, pesantren dengan jumlah santri yang membludak sementara tidak ada ruang kelas untuk belajar sampai puluhan. Suasana kelas seperti itu tentu tidak produktif untuk kegiatan belajar di pesantren,” jelasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.