Mubadalah.id – Jatuh sakit, mengonsumsi narkoba, atau terpapar bahan kimia beracun merupakan kondisi yang tidak sehat bagi siapa pun. Namun, bagi perempuan yang sedang hamil dan menyusui, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih karena tidak hanya dapat berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga pada bayi.
Beberapa hal bahkan sangat berbahaya jika terjadi pada masa awal kehamilan. Tiga bulan pertama merupakan masa penting dalam perkembangan janin. Karena itu, perempuan yang sedang hamil perlu lebih berhati-hati terhadap penyakit, obat-obatan, narkoba, serta berbagai zat berbahaya yang dapat memengaruhi kesehatan dirinya dan bayi.
Berikut beberapa hal yang perlu dihindari selama kehamilan dan menyusui:
Pertama, hindari kontak dengan orang yang menderita rubela dan penyakit lain. Perempuan yang sedang hamil sebaiknya menghindari kontak dengan orang yang sedang menderita penyakit menular. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko tertular penyakit yang dapat membahayakan ibu maupun bayi dalam kandungan.
Salah satu penyakit yang perlu diwaspadai adalah rubela atau campak Jerman. Infeksi rubela pada masa kehamilan dapat mengganggu perkembangan janin dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada bayi.
Rubela dapat menyebabkan bayi lahir dengan kecacatan, seperti gangguan pendengaran atau tuli dan masalah pada jantung. Dalam kondisi tertentu, infeksi tersebut juga dapat menyebabkan kematian bayi.
Karena itu, perempuan yang sedang hamil sebaiknya menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang menderita rubela. Hal yang sama perlu dilakukan terhadap penyakit menular lainnya yang dapat membahayakan kehamilan.
Jika ada anggota keluarga yang sedang sakit, ibu hamil perlu mengurangi kontak langsung dan menjaga kebersihan. Keluarga juga perlu membantu memastikan ibu mendapatkan lingkungan yang aman selama masa kehamilan.
Hindari Mengonsumsi Obat Sembarang
Kedua, hindari mengonsumsi obat sembarangan. Obat yang ibu konsumsi dapat masuk ke dalam aliran darah. Sebagian obat kemudian dapat mencapai bayi melalui plasenta. Karena itu, obat yang aman bagi perempuan dewasa atau bahkan anak-anak belum tentu aman bagi janin yang sedang berkembang di dalam kandungan.
Hal ini menjadi alasan penting bagi ibu hamil untuk tidak mengonsumsi obat secara sembarangan. Obat batuk dalam bentuk sirop, obat pereda nyeri, beberapa jenis obat modern, dan sejumlah jamu dapat mengandung bahan yang berbahaya bagi kehamilan.
Sebagian obat dapat mengganggu perkembangan janin dan meningkatkan risiko bayi lahir dengan kecacatan. Dampaknya dapat berupa gangguan pada perkembangan otak dan kecerdasan maupun bentuk kecacatan lainnya.
Karena itu, jika memungkinkan, perempuan yang sedang hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengonsumsi obat tanpa alasan yang jelas. Namun, bukan berarti ibu harus menahan sakit ketika memang membutuhkan pengobatan. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, halm 49.





Comments are closed.