Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus, Tumbuhan Purba ini Masih Ada di Indonesia

Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus, Tumbuhan Purba ini Masih Ada di Indonesia

hidup-jauh-sebelum-dinosaurus,-tumbuhan-purba-ini-masih-ada-di-indonesia
Hidup Jauh Sebelum Dinosaurus, Tumbuhan Purba ini Masih Ada di Indonesia
service

Sejumlah tumbuhan purba seperti Platycerium bifurcatum (pakis tanduk rusa), Davallia solida (pakis kaki kelinci), serta berbagai jenis cycad sudah ada sejak ratusan juta tahun lalu, bahkan sebelum dinosaurus muncul. Indonesia menjadi rumah penting bagi keanekaragaman pakis dengan sekitar 2.197 jenis, dan juga memiliki sekitar sepuluh spesies Cycas, termasuk Cycas javana yang kini berstatus Terancam Punah. Ginkgo biloba, yang berasal dari 270 juta tahun lalu, juga ditanam di Indonesia sebagai simbol “fosil hidup” yang masih bertahan, menghubungkan masa purba dengan kehidupan modern. Sejak ratusan juta tahun lalu Bumi telah dihuni oleh berbagai jenis tumbuhan vaskular, yakni tumbuhan yang punya “pembuluh” khusus seperti pipa kecil di dalam tubuhnya, yang berfungsi mengalirkan air, mineral, dan makanan ke seluruh bagian tumbuhan sehingga bisa tumbuh besar dan tinggi.  Tumbuhan berbiji memang berkembang pesat setelah itu, tetapi kelompok-kelompok lain seperti pakis dan pakis haji muncul jauh lebih awal, bahkan sebelum dinosaurus. Beberapa dari garis keturunan purba ini masih hidup hingga sekarang, dan Indonesia menjadi salah satu tempat di mana mereka bisa kita temui. Keberadaan mereka menjadi bukti bahwa kehidupan tumbuhan memiliki sejarah panjang dan daya tahan luar biasa. Kelangsungan mereka melewati Zaman Karbon (sekitar 350 juta tahun lalu), Permia (270 juta tahun lalu), hingga Kapur (145–65 juta tahun lalu) menunjukkan bahwa adaptasi mereka sangat efektif. Penyesuaian terhadap kelembapan tinggi, pertumbuhan epifit, toleransi terhadap lingkungan yang berubah, semuanya telah membantu mereka bertahan melewati zaman geologi dan perubahan iklim ekstrem. Namun ancaman modern, seperti hilangnya habitat, fragmentasi hutan, dan perdagangan tanaman hias, menguji kelangsungan mereka lebih keras daripada…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.