Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Jakarta Undercover, Karya yang Penuh Kontroversi tapi Dirindukan

Jakarta Undercover, Karya yang Penuh Kontroversi tapi Dirindukan

jakarta-undercover,-karya-yang-penuh-kontroversi-tapi-dirindukan
Jakarta Undercover, Karya yang Penuh Kontroversi tapi Dirindukan
service

7 Agustus 2026 23.28 WIB • 2 menit

Adegan Jakarta Undercover: Members Only./Vidio


Kawan yang tumbuh besar pada awal 2000-an mungkin pernah mendengar nama Jakarta Undercover. Meski publikasi perdana karya tersebut sudah lama berlalu, memori tentangnya seakan tak mati.

Jakarta Undercover adalah buku kumpulan artikel populer karya Moammar Emka yang pertama kali terbit pada 2003. Dengan isinya yang mengupas sisi lain Ibu Kota Jakarta berupa kehidupan malamnya, pada masanya buku tersebut cukup bikin heboh lantaran tema yang bisa dibilang “gelap” dan seakan tersembunyi.

Bagaimana tidak, Jakarta Undercover bercerita tentang segala kegilaan dunia hiburan dan gaya hidup hedonis metropolitan yang sering tertutup dari pandangan banyak orang. Singkatnya, dalam Jakarta Undercover, diungkap berbagai rahasia yang ada di balik hiruk-pikuk kota metropolis.

Kontroversial tapi laris. Itulah predikat yang layak disematkan kepada Jakarta Undercover. Maklum saja, bukunya sudah dicetak ulang puluhan kali. Ada pula sejumlah film layar lebar yang mengangkat cerita dari buku tersebut.

Pada 2007, tayang film berjudul sama yang disutradarai oleh Lance Mengong. Mengusung format film omnibus atau cerita antologi yang saling terhubung, film tersebut memberi potret tentang kehidupan malam dan sisi gelap ibu kota sebagaimana cerita yang dituangkan Moammar Emka di dalam bukunya. Kemudian, ada pula Moammar Emka’s Jakarta Undercover yang tayang pada 2017.

Bisa dibilang, Jakarta Undercover adalah karya yang penuh kontroversi namun dirindukan. Buktinya, selain adanya dua film yang diangkat dari sana, kini hadir pula serial web yang turut mengadaptasi cerita dari sana.

Adegan Jakarta Undercover: Members Only

Melihat Sisi Gelap Ibu Kota Lewat Jakarta Undercover: Members Only

Serial web yang dimaksud adalah Jakarta Undercover: Members Only yang ditayangkan oleh Vidio. Serial ini mengangkat cerita dari buku Moammar Emka dengan pendekatan yang lebih segar dan relevan bagi generasi baru.

Cerita berisi lika-liku hidup jurnalis muda bernama Sita yang menyamar sebagai resepsionis hotel guna menyelidiki kematian kakaknya yang dianggap penuh kejanggalan. Dibantu rekannya, Tio, ia berusaha membongkar fakta yang sengaja disembunyikan oleh pihak berwenang dari jangkauan publik. Penyamaran tersebut membawa Sita masuk ke dalam pusaran konflik kepentingan serta dilema moral yang sangat mendalam.

Aktor Caitlin Halderman dan Baskara Mahendra didapuk sebagai pemeran karakter utama. Baskara memerankan pewaris hotel bernama Arian yang terjepit antara ambisi keluarga dan rahasia kelam miliknya sendiri. Kehadiran karakter Kitty serta Hailey turut membantu Sita menemukan berbagai petunjuk baru dalam proses penyelidikan tersebut.

Para pemeran Jakarta Undercover: Members Only tampak begitu total dalam memainkan karakternya masing-masing. Caitlin mengaku melakukan riset mendalam dengan membaca buku orisinal untuk memahami realitas dunia malam yang menjadi latar cerita.

“Aku sampai membeli dua bukunya untuk dibaca sebagai bahan riset. Dari situ aku jadi belajar lebih banyak tentang sisi lain Jakarta dan menyadari bahwa banyak hal yang dulu benar-benar pernah terjadi,” jelasnya. Upaya ini dilakukan agar ia mampu menonjolkan risiko jurnalis investigasi dalam menyuarakan keadilan.

Di sisi lain, Baskara Mahendra menekankan bahwa peran Arian menuntut eksplorasi emosi yang tidak biasa bagi karier aktingnya.

“Yang menarik dari Arian adalah dia bukan karakter yang bisa dilihat secara hitam-putih. Dia sering berada di posisi yang membuatnya harus menghadapi dilema moral,” ungkap Baskara. Karakter ini digambarkan memiliki banyak lapisan konflik batin yang terus berkembang di setiap episode.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.