Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kasus Serangan Andrie Yunus, Ancaman bagi Pembela HAM dan Lingkungan

Kasus Serangan Andrie Yunus, Ancaman bagi Pembela HAM dan Lingkungan

kasus-serangan-andrie-yunus,-ancaman-bagi-pembela-ham-dan-lingkungan
Kasus Serangan Andrie Yunus, Ancaman bagi Pembela HAM dan Lingkungan
service

Pada Jumat, 13 Maret lalu,  dini hari,  Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) kena siram air keras oleh dua orang berkendara motor di kawasan Salemba, Jakarta Pusat.  Malam itu, Andrie mau kembali ke rumah setelah rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.” Berbagai kalangan pun bereaksi. Mereka mengutuk tindakan teror dan kekerasan kepada aktivis HAM ini. Mereka menyatakan, teror yang Andrie Yunus alami ini tanda bahaya bagi  pembela HAM dan lingkungan. Uli Arta Siagian, Koordinator Pengkampanye Walhi Nasional mengatakan, tragedi ini  bukan hanya ancaman terhadap pribadi Andrie tetapi upaya pembunuhan terhadap hak asasi manusia (HAM). “Sebab apa yang dilakukan oleh Andrie juga para pejuang lingkungan dan pembela HAM lainnya adalah upaya agar negara dapat menjalankan tanggung jawabnya untuk menghormati, melindungi dan memenuhi HAM,” katanya kepada Mongabay, Sabtu (14/3/26). Dia mendesak, pengurus negara membongkar kejahatan ini baik penyiram air keras maupun aktor di baliknya. “Kalo pengurus negara gagal membongkar kejahatan ini, siapa pelakunya, bukan hanya yang mengeksekusi tetapi juga aktor intelektual dibaliknya, maka pengurus negara juga menjadi bagian dari kejahatan itu,” katanya. Kejadian ini, kata Uli, juga bukti kekerasan dan kejahatan jadi wajah negara ini. Penguasa, katanya, bukan lagi untuk melindungi rakyatnya. Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) pun mengutuk keras dan mengecam tindakan terhadap Andrie. “Bagi KPA, serangan ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, serangan ini merupakan bentuk teror politik yang secara nyata mengancam keselamatan para pembela HAM serta mempersempit ruang demokrasi di Indonesia,” kata…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.