Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Kekeringan di Gunung Kidul, LAZISNU DIY Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih ke Saptosari

Kekeringan di Gunung Kidul, LAZISNU DIY Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih ke Saptosari

kekeringan-di-gunung-kidul,-lazisnu-diy-salurkan-30-ribu-liter-air-bersih-ke-saptosari
Kekeringan di Gunung Kidul, LAZISNU DIY Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih ke Saptosari
service

Gunung Kidul, NU Online

NU Care-LAZISNU bersama JPZISNU Lintang Jagad dan Warga Saptosari, Gunung Kidul menyalurkan bantuan berupa 30 ribu liter air bersih kepada masyarakat di wilayah Saptosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang terdampak kekeringan.

Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari kepedulian NU Care-LAZISNU DIY terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Gunung Kidul.

Ketua LAZISNU DIY, Dinik Fitri Rahajeng Pangestuti, menyampaikan bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk keperluan konsumsi, memasak, serta kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Menurutnya, penyaluran air bersih merupakan bentuk nyata kepedulian NU dan para donatur terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan akibat kekeringan.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, ketika ada saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan mendapatkan air, LAZISNU DIY berupaya hadir untuk membantu meringankan beban mereka,” ujarnya dalam rilis yang diterima NU Online, Kamis (27/8/2026).

Ia menambahkan, program bantuan air bersih akan terus diupayakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dukungan dari para donatur serta masyarakat luas.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak kekeringan. Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Masyarakat penerima bantuan menyambut baik penyaluran air bersih tersebut. Bantuan ini dinilai sangat membantu di tengah terbatasnya ketersediaan sumber air di wilayah Saptosari.

Mengutip laman resmi bpbd.jogjaprov.go.id, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau 2026 yang diprediksi lebih kering akibat pengaruh El Niño.

Potensi krisis air bersih mendorong Kabupaten Gunungkidul dan Bantul menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan. Gunungkidul lebih awal menetapkan status tersebut melalui Keputusan Bupati Nomor 154/KPTS/2026, berlaku 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Selain Gunung Kidul, daerah lainnya yang mengalami kekeringan ekstrem saat ini adalah Bantul.

Kebijakan ini didasarkan prakiraan BMKG yang menyebut kemarau di DIY dimulai sejak akhir April dengan curah hujan di bawah normal. Puncak kemarau ekstrem di Gunung Kidul diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus 2026, sehingga penanganan dan distribusi bantuan air bersih dipercepat.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.