Thu,27 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Prabowo: Kiai Kampung Berperan Besar Menjaga Kerukunan dan Kedamaian Desa

Prabowo: Kiai Kampung Berperan Besar Menjaga Kerukunan dan Kedamaian Desa

prabowo:-kiai-kampung-berperan-besar-menjaga-kerukunan-dan-kedamaian-desa
Prabowo: Kiai Kampung Berperan Besar Menjaga Kerukunan dan Kedamaian Desa
service

Jombang, NU Online

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghormatan kepada para kiai, khususnya kiai kampung, yang selama ini memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat. Penghormatan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Prabowo menilai para kiai kampung telah menjalankan pengabdian yang begitu dekat dengan kehidupan masyarakat. Mereka mengajari anak-anak belajar mengaji, membimbing kehidupan keagamaan, menjaga kerukunan antarumat, sekaligus merawat kedamaian di tengah masyarakat desa.

“Terima kasih kepada ulama khususnya kiai kampung yang telah mengajari anak anak kita, menjaga kerukunan antar umat dan kedamaian di desa,” ujarnya.

Pengabdian tersebut, menurut Prabowo, dilakukan secara tulus dan tidak selalu menuntut perhatian maupun belas kasih dari negara. Para kiai kampung hadir di tengah masyarakat dengan menjalankan peran sosial dan keagamaan yang menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan bermasyarakat.

“Terima kasih telah menjaga kerukunan antar umat dan kedamaian di desa tanpa meminta apapun ke negara,” tambah Prabowo.

Prabowo juga menyinggung sejarah panjang NU dalam perjuangan kebangsaan. Salah satu jejak tersebut tercermin melalui lagu Syubbanul Wathan yang hingga kini kerap dikumandangkan dalam berbagai kegiatan NU.

Lagu yang dikenal sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air itu diciptakan oleh KH Abdul Wahab Chasbullah sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Syubbanul Wathan menjadi salah satu ekspresi patriotisme dan nasionalisme yang tumbuh dari kalangan pesantren dan kelompok religius.

“Bukti jelas adalah lagu Syubanul Wathan yang sekarang sering dinyanyikan oleh Nahdlatul Ulama. Yang menarik adalah bahwa lagu ini diciptakan oleh Kiai Abdul Wahab Hasbullah belasan tahun sebelum proklamasi kemerdekaan, waktu itu kita juga belum tahu negara yang diproklamasikan bentuknya bagaimana,” kata Prabowo. 

Oleh karena itu, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para kiai yang terus menjaga tradisi keagamaan sekaligus merawat persatuan di tengah masyarakat. Terutama para kiai kampung yang menjalankan pengabdian secara langsung dan dekat dengan kehidupan warga.

“Jasa para ulama, para kiai, terutama kiai-kiai kampung, sangat besar bagi bangsa Indonesia. Jangan sekali-kali lupakan sejarah, jangan sekali-kali lupakan para ulama,” tegasnya.

Kehadiran para kiai kampung tersebut menunjukkan bahwa kehidupan sosial masyarakat Indonesia turut ditopang oleh pengabdian para tokoh agama di tingkat akar rumput. Mereka menjadi tempat masyarakat belajar agama, sekaligus membangun kehidupan desa yang rukun dan damai.

Kontributor: Septy Aisah

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.