Pertama, bayi rewel, menangis terus, atau tidak mau menyusu. Mungkin posisinya tidak nyaman.
Kedua, tubuh bayi tidak menghadap ke tubuh Anda. Misalnya, ia berbaring telungkup dan harus memiringkan kepala untuk meraih payudara.
Ketiga, saat bayi minum, Anda masih melihat sebagian besar bagian puting yang kecokelatan berada di luar mulutnya. Cara menyusunya keliru. Seharusnya sebagian besar puting tidak tampak karena berada di dalam mulut bayi.
Keempat, bayi mengisap sangat cepat dan mulutnya berkecipak atau mengeluarkan suara berisik. Berarti puting yang masuk ke mulutnya terlalu sedikit. Seharusnya, sesudah beberapa menit pertama, bayi menyusu pelan-pelan dan mengisap dalam-dalam tanpa ribut, serta menelan ASI dengan baik dan tidak mengalir ke sisi-sisi mulutnya.
Kelima, anda merasa nyeri di bagian payudara, khususnya di sekitar puting. Mungkin Anda harus membantu bayi memperoleh lebih banyak bagian puting ke dalam mulutnya.
Apa yang Harus Dimakan Ibu Saat Menyusui
Anda memerlukan makanan yang baik dan cukup untuk memulihkan kondisi tubuh sehabis bersalin, merawat bayi, dan mengerjakan pekerjaan sehari-hari. Anda memerlukan makanan yang kaya protein, lemak, serta banyak buah dan sayur. Sebenarnya, apa pun yang Anda makan dan minum, tubuh tetap akan menghasilkan ASI yang sehat untuk bayi. Namun, sebaiknya Anda banyak minum air putih, susu, teh, dan sari buah.
Bila Anda memilih memberikan ASI dan tidak membeli susu kaleng atau susu segar dari hewan, Anda akan menghemat cukup banyak uang. Jika memungkinkan, uang yang tidak terpakai itu dapat digunakan untuk memperbaiki pola makan Anda sendiri, khususnya membeli makanan tambahan yang kaya protein, seperti kacang-kacangan, telur, susu, yogurt, keju, ikan, dan daging.
Sebagian orang percaya bahwa ibu yang baru melahirkan sebaiknya tidak memakan berbagai jenis makanan tertentu. Namun, hati-hatilah. Jika Anda tidak memperhatikan apakah pantangan tersebut tepat atau keliru, Anda sendiri yang akan dirugikan. Bila pantangan itu menyebabkan tubuh kekurangan zat yang sangat dibutuhkan, Anda bisa mengalami kurang gizi, anemia, dan lebih mudah terserang penyakit.
Kadang ibu yang habis bersalin juga harus menerima tambahan makanan khusus. Hal ini baik dan berguna bila makanan tambahan tersebut banyak mengandung gizi. Tanpa makanan yang baik dan seimbang, tubuh akan sulit dan lambat pulih kembali seperti semula. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 142.




Comments are closed.