Fri,14 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. KH Afifuddin Muhajir Ajak Pengurus NU Akhiri Masa Khidmah dengan Husnul Khatimah

KH Afifuddin Muhajir Ajak Pengurus NU Akhiri Masa Khidmah dengan Husnul Khatimah

kh-afifuddin-muhajir-ajak-pengurus-nu-akhiri-masa-khidmah-dengan-husnul-khatimah
KH Afifuddin Muhajir Ajak Pengurus NU Akhiri Masa Khidmah dengan Husnul Khatimah
service

Jakarta, NU Online

Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Afifuddin Muhajir mengajak seluruh pengurus pusat NU di berbagai bidang dan lembaga untuk menutup masa kepengurusan dengan semangat husnul khatimah atau akhir yang baik.

“Kepengurusan PBNU yang sekarang ini husnul khatimah, karena husnul khatimah itu bisa melunturkan gonjang-ganjing yang ada sebelumnya,” ujarnya dalam Rapat Pleno PBNU di Lantai 8 Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Kiai Afif menyampaikan bahwa akhir masa kepengurusan bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan momentum untuk meninggalkan jejak dan keputusan penting bagi masa depan NU.

“Kita sekarang sudah berada di ujung, mungkin sebentar lagi. Dalam periode yang akan datang, mungkin kita tidak akan lagi menjadi pengurus PBNU, seluruhnya atau sebagian. Akan tetapi, yang penting adalah husnul khatimah,” ujarnya.

Ia mengatakan penting bagi pengurus melakukan refleksi terhadap warisan yang akan ditinggalkan kepada generasi penerus organisasi.

Menurutnya, NU tidak cukup hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga harus melahirkan keputusan strategis yang memiliki dampak jangka panjang bagi umat dan bangsa.

“Ada pertanyaan besar dari saya, kira-kira kita ini akan meninggalkan PBNU apa? Apa yang akan diwariskan kepada pengurus PBNU yang akan datang atau kepada nahdliyin? Apa yang akan kita wariskan?” katanya.

Kiai Afif menyampaikan bahwa keputusan besar yang lahir dari muktamar mendatang dapat menjadi warisan penting bagi generasi penerus NU.

“Kalau muktamar yang akan datang kita kerjakan bersama dan melahirkan keputusan, mungkin itu yang akan kita wariskan kepada para penggantinya nanti,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh pengurus NU mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok demi tujuan bersama organisasi.

“Mudah-mudahan ini bisa diupayakan, bagaimana muktamar yang akan datang adalah muktamar yang luar biasa, dalam tanda petik. Perlu kita kesampingkan kepentingan demi tujuan yang sama ini,” tuturnya.

Kiai Afif juga menyinggung karakter muktamar mendatang yang dinilainya memiliki kemiripan dengan Muktamar Ke-27 NU di Situbondo, Jawa Timur. Muktamar tersebut dikenang sebagai momentum penting karena mampu menyelesaikan konflik internal sekaligus melahirkan keputusan besar mengenai hubungan Pancasila dan Islam.

“Muktamar yang akan datang ini memiliki karakter yang sama dengan Muktamar Ke-27 di Situbondo, yang menurut saya bisa disebut sebagai muktamar luar biasa karena menyelesaikan konflik yang terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Ia berharap muktamar mendatang tidak hanya menjadi agenda rutin pergantian kepengurusan, tetapi juga mampu menjadi ruang konsolidasi organisasi.

“Mudah-mudahan muktamar yang akan datang bisa menyelesaikan persoalan ini dan bukan hanya bisa menyelesaikan,” tandas Kiai Afif.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.