Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Khofifah Ajak Muslimat NU Kirim Surat Perdamaian Dunia ke PBB

Khofifah Ajak Muslimat NU Kirim Surat Perdamaian Dunia ke PBB

khofifah-ajak-muslimat-nu-kirim-surat-perdamaian-dunia-ke-pbb
Khofifah Ajak Muslimat NU Kirim Surat Perdamaian Dunia ke PBB
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Dewan Penasihat Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya peran strategis Muslimat NU dalam merespons isu global yang tengah berkembang.

Hal itu ia ungkapkan dalam acara Halal Bihalal dan Tasyakur Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat NU di halaman Kantor PP Muslimat NU, Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (2/4/2026) malam.

Khofifah mengajak seluruh struktur organisasi Muslimat NU tingkat cabang, provinsi, hingga luar negeri terlibat aktif dalam upaya mendorong perdamaian dunia.

“PC, PW, dan PCI agar membuat surat dukungan dengan menggandeng Kementerian PPPA untuk mengajak semua organisasi perempuan meminta kepada PBB membangun perdamaian yang substansif,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah menilai konflik global yang terjadi saat ini berpotensi berkepanjangan dan tidak mudah diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk di kawasan Timur Tengah.

“Jangan berharap konflik di Iran selesai lalu semuanya ikut selesai. Lebanon, terutama, juga tidak akan selesai karena ancamannya terus ada. Begitu pula Oman dan Yaman,” kata Khofifah.

Menurutnya, ketegangan global tersebut dapat berdampak luas, termasuk memicu inflasi dan ketidakstabilan yang berujung pada keresahan masyarakat.

“Kekhawatiran global ini bisa memicu inflasi dan memperpanjang ketidakdamaian. Dampaknya bisa jangka panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong Ketua PP Muslimat NU Arifatul Choiri Fauzi untuk menggerakkan organisasi perempuan lainnya agar turut menyuarakan pesan perdamaian kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa.

“Kalau perlu, bersama-sama menyampaikan pesan perdamaian ke PBB. Ini bagian dari upaya kita meneduhkan peradaban,” tegasnya.

“Jadi, posisi meneduhkan peradaban. Saya rasa yang bisa dilakukan masyarakat antara lain menggerakkan PCI, PC, dan PW untuk membuat surat yang ditujukan kepada Sekjen PBB melalui Kemen PPPA,” imbuhnya.

Khofifah menambahkan, upaya menciptakan perdamaian tidak hanya dilakukan di tingkat global, tetapi juga harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga.

“Meneduhkan peradaban ini menjadi bagian penting yang harus dilakukan dari skala lokal, regional, nasional, hingga global,” ucapnya.

Ia mencontohkan kenaikan harga kebutuhan pokok seperti LPG yang terjadi di berbagai negara, termasuk kawasan ASEAN dan Australia, turut memengaruhi kondisi rumah tangga.

“Itu artinya ada kegalauan di rumah tangga, ada kekurangan kedamaian di rumah tangga. Nah, yang paling terdampak awal adalah ibu-ibu,” pungkasnya.

Sebagai informasi, konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) yang kembali memanas pada awal April 2026 berdampak luas, baik secara regional maupun global, termasuk ke Indonesia.

Eskalasi konflik ini memicu kenaikan harga minyak mentah global karena kekhawatiran akan gangguan pasokan. Hal ini berpotensi meningkatkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) domestik dan menekan APBN untuk subsidi energi.

Potensi penutupan Selat Hormuz (jalur penting pelayaran minyak) dapat mengganggu jalur logistik dan meningkatkan biaya pengiriman, yang memicu inflasi global.

Konflik berkepanjangan meningkatkan ketidakpastian, yang berdampak pada pasar keuangan global dan meningkatkan premi asuransi risiko perang.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.