Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Kisah Ikan Terubuk dan Ikan Puyu, Cerita Rakyat dari Labuhan Batu Sumatera Utara

Kisah Ikan Terubuk dan Ikan Puyu, Cerita Rakyat dari Labuhan Batu Sumatera Utara

kisah-ikan-terubuk-dan-ikan-puyu,-cerita-rakyat-dari-labuhan-batu-sumatera-utara
Kisah Ikan Terubuk dan Ikan Puyu, Cerita Rakyat dari Labuhan Batu Sumatera Utara
service

5 Juni 2026 14.00 WIB • 2 menit

Kisah Ikan Terubuk dan Ikan Puyu, Cerita Rakyat dari Labuhan Batu Sumatera Utara | Wikimedia Commons/Abu Hamas


Ikan terubuk adalah salah satu spesies ikan yang menghuni Sungai Barumun di Labuhan Batu, Sumatera Utara. Konon ada sebuah cerita rakyat dari Labuhan Batu, Sumatera Utara yang berkisah tentang ikan terubuk.

Kisah dalam legenda ini menceritakan tentang hubungan antara ikan terubuk dan ikan puyu. Ikan terubuk yang menjadi raja di Kerajaan Laut jatuh hati pada ikan puyu yang merupakan putri dari raja Kerajaan Air Tawar.

Ikan terubuk berusaha untuk meminang pujaan hatinya itu. Namun sayang, berbagai usaha yang dia lakukan pada akhirnya tidak membuahkan hasil.

Bagaimana kisah lengkap dari cerita rakyat Labuhan Batu, Sumatera Utara tersebut? Simak kisah ikan terubuk dan ikan puyu dalam artikel berikut ini.

Kisah Ikan Terubuk dan Ikan Puyu, Cerita Rakyat dari Labuhan Batu Sumatera Utara

Dilansir dari buku Bunga Rampai Cerita Rakyat Labuhanbatu, alkisah pada zaman dahulu ada seekor ikan terubuk yang menjadi raja di Kerajaan Laut. Seperti namanya, kerajaan ini berada di Tunjungtuan, Laut Melaka.

Ikan terubuk menjadi raja dari ikan-ikan yang ada di lautan tersebut. Dirinya memiliki banyak pasukan yang akan langsung bergerak begitu dia memberikan perintah.

Pada suatu hari, ikan terubuk mendapatkan sebuah kabar dari pengawalnya. Dia mengetahui jika ada seorang putri cantik dari Kerajaan Air Tawar yang berada di Tanjung Pandan.

Putri raja ini merupakan ikan puyu. Ikan terubuk pun langsung jatuh hati begitu mendengarkan kabar tersebut.

Muncul keinginan dari ikan terubuk untuk bisa mempersunting ikan puyu. Raja Kerajaan Laut yang bergelar Duli Seripada itu selalu membayangkan jika ikan puyu akan menjadi pendamping hidupnya.

Ikan terubuk kemudian mengirimkan utusan ke Kerajaan Air Tawar. Utusan ini kemudian menyampaikan pinangan ikan terubuk untuk bisa menikahi ikan puyu.

Namun sayang, keinginan ikan terubuk untuk mempersunting ikan puyu tidak berjalan mulus. Pesan yang disampaikan oleh utusan ikan terubuk ternyata ditolak oleh ikan puyu.

Dirinya tidak ingin dipinang oleh ikan terubuk. Utusan pun kembali ke Kerajaan Laut dengan tangan kosong.

Meskipun demikian, ikan terubuk tidak menyerah begitu saja. Dia tetap ingin mempersunting ikan puyu sebagai permaisurinya.

Ikan terubuk kemudian mengumpulkan semua pasukannya. Dia memutuskan untuk menerobos masuk ke Kerajaan Air Tawar.

Tepat pada hari yang ditentukan, berangkatlah pasukan Kerajaan Laut menuju Kerajaan Air Tawar. Namun pasukan itu justru terjerat oleh jaring-jaring nelayan.

Di Kerajaan Air Tawar, ikan puyu merasa gelisah dengan usaha ikan terubuk. Dirinya tetap tidak ingin menjadi permaisuri dari raja Kerajaan Laut tersebut.

Ikan puyu kemudian berdoa pada Yang Maha Kuasa agar bisa diberi jalan untuk tidak bersama ikan terubuk. Tidak lama kemudian, terjadi sebuah kejadian aneh di sana.

Tiba-tiba muncul angin ribut dengan kilat yang menyambar. Tidak lama kemudian, muncul sebuah pohon di tengah kolam ikan puyu.

Melihat hal itu, ikan puyu langsung melompat ke atas pucuk pohon tersebut. Pohon itu terus tumbuh tinggi dan membawa ikan puyu hilang di angkasa.

Kabar hilangnya ikan puyu ini sampai ke telinga ikan terubuk. Dia pun mengerahkan semua pasukannya untuk mengarungi lautan dan mencari ikan puyu.

Namun sayang, berbagai usaha yang dilakukan oleh ikan terubuk dalam mengirimkan pasukannya untuk mengarungi berbagai sudut lautan tidak membuahkan hasil. Akhirnya dia menerima kenyataan jika memang tidak bisa menjadikan ikan puyu sebagai permaisurinya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.