Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Kisah Mantri BRI di Lombok Dorong Ekonomi Petani

Kisah Mantri BRI di Lombok Dorong Ekonomi Petani

kisah-mantri-bri-di-lombok-dorong-ekonomi-petani
Kisah Mantri BRI di Lombok Dorong Ekonomi Petani
service

KABARBURSA.COM – Peran tenaga pemasar mikro atau Mantri BRI terbukti menjadi salah satu penggerak utama ekonomi desa.

Hal ini terlihat dari kiprah Sri Malasarin, Mantri BRI yang bertugas di wilayah Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Perempuan yang akrab disapa Mala ini bukan hanya menyalurkan pembiayaan, tapi juga aktif mendampingi pelaku usaha mikro berkembang, khususnya para petani.

Berbekal latar belakang pendidikan S1 Agribisnis, Mala memulai karier di sektor keuangan sebelum bergabung dengan BRI sebagai frontliner pada 2012.

Dua tahun berselang, ia beralih ke bidang marketing dan dipercaya menjadi Mantri BRI. Posisi tersebut membawanya bersentuhan langsung dengan masyarakat desa.

Dalam menjalankan perannya, Mala menekankan pentingnya pendekatan personal kepada nasabah yang memiliki karakter beragam.

“Pendekatan ke nasabah itu yang utama, karena kita bertemu orang dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang mungkin orangnya lembut, atau karakternya keras, kita harus bisa hadapi dengan pendekatan yang baik. Kemudian mungkin juga ada orang yang awam, maka kita harus edukasi pelan-pelan,” ungkapnya lewat keterangan resmi, Jumat 17 April 2026.

Saat ini, ia membina nasabah di tiga desa di wilayah Mujur. Mayoritas nasabah merupakan petani yang membutuhkan akses modal untuk kebutuhan produksi seperti pupuk, obat pertanian, hingga pengelolaan lahan.

Mala tidak hanya menyalurkan pinjaman, tetapi juga memastikan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah. Ia turut mengarahkan pengelolaan keuangan, termasuk mendorong investasi setelah masa panen.

“Kami harus mengarahkan sesuai kebutuhan nasabah. Di sini umumnya untuk pupuk, obat, dan lahan baik sewa maupun penambahan. Kami analisis jumlah pinjaman dan memastikan tetap sesuai koridor. Setelah panen, kami arahkan ke investasi. Jadi, meski utamanya pinjaman, kami juga menawarkan produk lain yang sesuai kebutuhan nasabah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Mala juga berperan sebagai penghubung dalam ekosistem usaha mikro. Pekerjaannya mampu menjembatani petani dengan pelaku usaha lain, mulai dari penggilingan hingga pembeli hasil panen, termasuk mendukung distribusi sarana produksi melalui Agen BRILink.

“Selain itu, jika ada nasabah petani yang panen, saya juga yang menghubungkan ke nasabah lain yang mungkin punya penggilingan, atau ke tengkulak, sehingga membantu produksi dan pemasarannya. Ada juga di sini BRILink Agen yang jualan pupuk dan obat, saya bantu distribusinya ke petani-petani yang membutuhkan. Jadi, bisa membantu roda perekonomian masyarakat juga,” jelas Mala.

Selama lebih dari 11 tahun menjalankan peran sebagai Mantri BRI, Mala mengaku ikut bangga dengan perkembangan nasabah yang ia dampingi.

“Rasanya senang dan bangga sekali melihat perubahan mereka. Dari nasabah yang mungkin sedikit omzetnya, lama-kelamaan jadi besar omzetnya. Dari yang sedikit asetnya, jadi punya mobil, punya rumah. Kita sebagai Mantri sangat senang sekali melihat keberhasilan seperti itu,” imbuhnya.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya menyebut, peran Mantri seperti Mala menjadi bukti nyata kontribusi perempuan dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan oleh para Mantri BRI di lapangan. Kisah ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. BRI percaya bahwa kesetaraan kesempatan adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Akhmad. (Info-bks/*)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.