Jakarta, Arina.id—Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang mengangkut 271 penumpang dan awak kapal dilaporkan terbakar pada Minggu pagi (2/8).
Kapal yang sedang berlayar dari Surabaya menuju Makassar itu mengalami insiden di perairan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.
Kementerian Perhubungan mengerahkan kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) serta memperkuat koordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait dalam penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Laut Jawa.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Muhammad Masyhud di Jakarta mengatakan fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal berlangsung cepat dan aman.
“Fokus utama saat ini adalah memastikan proses evakuasi seluruh penumpang dan awak kapal dapat berlangsung dengan cepat, aman, dan optimal,” katanya dilansir Antara
Menurut Masyhud, berdasarkan laporan awal, kebakaran diperkirakan terjadi pada pukul 06.00–07.00 WIB di perairan utara Sumenep.
Informasi tersebut diterima Kementerian Perhubungan sekitar pukul 08.30 WIB dan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Basarnas serta instansi terkait.
Dalam penanganan awal, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui SROP Kalianget menyiarkan informasi kecelakaan kapal, sementara KPLP mengerahkan KN Grantin P.211 dan Distrik Navigasi menyiapkan KN Masalembo untuk mendukung operasi penyelamatan.
Masyhud menjelaskan salah satu kapal yang pertama menemukan posisi KM Mutiara Sentosa II adalah Meratus Project 3, namun kapal tersebut tidak dapat melakukan evakuasi karena mengangkut muatan berbahaya sehingga penyelamatan dilanjutkan oleh kapal lain di sekitar lokasi.
Sebelumnya, Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan sebanyak 232 korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di Perairan Utara Sumenep, Jawa Timur, berhasil dievakuasi hingga Minggu pukul 18.00 WIB, dengan 227 orang selamat dan lima meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit PH mengatakan proses evakuasi dilakukan oleh unsur SAR gabungan bersama sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Data sementara hingga pukul 18.00 WIB, total korban yang berhasil dievakuasi sebanyak 232 orang, terdiri atas 227 selamat dan lima meninggal dunia,” kata Nanang di Surabaya.




Comments are closed.