Fri,14 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. KRI Canopus 936 dikerahkan untuk Ekspedisi Jala Citra

KRI Canopus 936 dikerahkan untuk Ekspedisi Jala Citra

kri-canopus-936-dikerahkan-untuk-ekspedisi-jala-citra
KRI Canopus 936 dikerahkan untuk Ekspedisi Jala Citra
service

Jakarta (ANTARA) – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Canopus-936 akan digunakan untuk menjalankan ekspedisi bawah laut Jala Citra.

“Dengan adanya kedatangan KRI Canopus-936 baru ini mudah-mudahan beberapa perairan yang tadinya belum tersentuh bisa dipetakan,” kata Ali saat jumpa pers usai menerima KRI Canopus-936 di dermaga Kolinlamil Jakarta, Senin.

Ekspedisi Jala Citra merupakan program penelitian hidrografi dan oseanografi tahunan yang bertujuan untuk memperbaharui peta permukaan ataupun bawah laut Indonesia.

Ali menjelaskan sebelumnya TNI AL hanya mengandalkan dua kapal bantu Hidro Oseanografi yakni KRI Rigel-933 dan KRI Spica-934. Dua KRI itu dinilai kurang maksimal karena memiliki keterbatasan teknologi sonar di bidang pemetaan bawah laut.

Oleh karena itu dengan adanya KRI Canopus-936, Ali berharap upaya pemetaan wilayah laut bisa dilakukan secara maksimal demi memperkuat penjagaan wilayah teritorial laut Indonesia.

Baca juga: Prajurit TNI AL dilatih di Eropa sebelum jadi awak KRI Canopus

KRI Canopus-936 dilengkapi dengan berbagai teknologi, di antaranya Hydrographic Survey Launcher (HSL), Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Remotely Operated Vehicle (ROV), Autonomous Surface Vehicle (AUV) serta Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

“Peralatan itu digunakan untuk melakukan survei hidrografi, oseanografi, geofisika, hingga pemetaan secara detail di dasar laut,” ujar Ali.

Selain memantau wilayah bawah laut, kapal tersebut juga difungsikan untuk operasi militer seperti pemetaan jalur kapal selam, deteksi ranjau laut, patroli keamanan, serta dukungan intelijen maritim.

Ali menjelaskan KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.

Dengan teknologi ini, menurut dia, TNI AL dapat mencari kapal selam yang mengalami kecelakaan dan tenggelam di laut.

Baca juga: TNI AL terima KRI penyelamat kapal selam pertama di Indonesia

Baca juga: TNI AL datangkan kapal selam penyelamat untuk dipasangkan di KRI Canopus

Baca juga: KRI Canopus-936 singgah di Cape Town, tegaskan peran maritim Indonesia

Pewarta: Walda Marison
Editor: Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.