Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Lapas Mojokerto Usulkan 20 Warga Binaan Ikuti Program Integrasi

Lapas Mojokerto Usulkan 20 Warga Binaan Ikuti Program Integrasi

lapas-mojokerto-usulkan-20-warga-binaan-ikuti-program-integrasi
Lapas Mojokerto Usulkan 20 Warga Binaan Ikuti Program Integrasi
service

Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto mengusulkan sebanyak 20 warga binaan untuk mengikuti program integrasi melalui Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang tersebut digelar di Aula Utama Lapas Kelas IIB Mojokerto, Kamis (15/1/2026) kemarin.

Sebanyak 20 warga binaan yang diusulkan terdiri dari 10 orang untuk program Cuti Bersyarat (CB) dan 10 orang untuk Pembebasan Bersyarat (PB). Usulan ini merupakan bagian dari proses pembinaan lanjutan bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

Sidang TPP diikuti oleh Tim Pengamat Pemasyarakatan Lapas Kelas IIB Mojokerto, perwakilan keluarga warga binaan, Petugas Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Kelas I Surabaya, serta regu pengamanan. Kehadiran berbagai unsur tersebut bertujuan memastikan proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan tertib.

Petugas Pembimbing Kemasyarakatan dari Bapas Kelas I Surabaya memaparkan hasil penelitian kemasyarakatan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan, agar pelaksanaan integrasi tepat sasaran. Dalam sidang, setiap warga binaan dinilai secara menyeluruh.

Meliputi hasil pembinaan, perilaku selama menjalani masa pidana, kepatuhan terhadap tata tertib, hingga kesiapan kembali ke lingkungan masyarakat. Dukungan keluarga juga menjadi salah satu pertimbangan penting sebagai jaminan sosial pasca-integrasi.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa Sidang TPP menjadi instrumen penting dalam menentukan kelayakan warga binaan untuk memperoleh hak integrasi. “Sidang TPP merupakan sarana evaluasi menyeluruh agar program integrasi berjalan objektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya, Jumat (16/1/2026).

Kalapas menambahkan, program integrasi diharapkan mampu mendukung keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke masyarakat, khususnya di wilayah Mojokerto dan sekitarnya.

Salah satu warga binaan yang diusulkan, berinisial A mengaku bersyukur atas kesempatan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih atas pembinaan yang diterimanya selama berada di Lapas Kelas IIB Mojokerto dan berharap dapat memulai kehidupan yang lebih baik bersama keluarga.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP ini, Lapas Kelas IIB Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan pembinaan warga binaan sekaligus memastikan program integrasi berjalan sesuai aturan demi mewujudkan reintegrasi sosial yang berkeadilan dan berkelanjutan. [tin/ted]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.