Sun,26 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Legenda La Dhangu Sarina, Sosok Penjaga Raja yang Perkasa, Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara

Legenda La Dhangu Sarina, Sosok Penjaga Raja yang Perkasa, Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara

legenda-la-dhangu-sarina,-sosok-penjaga-raja-yang-perkasa,-cerita-rakyat-dari-sulawesi-tenggara
Legenda La Dhangu Sarina, Sosok Penjaga Raja yang Perkasa, Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara
service

Legenda La Dhangu Sarina, Sosok Penjaga Raja yang Perkasa, Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara | Magnific AI


Legenda La Dhangu Sarina adalah salah satu cerita rakyat yang berasal dari daerah Sulawesi Tenggara. Legenda ini berkisah tentang seorang pemuda yang memiliki fisik tinggi besar dan menjadi penjaga raja yang perkasa.

Berikut kisah dari legenda La Dhangu Sarina tersebut.

Legenda La Dhangu Sarina, Sosok Penjaga Raja yang Perkasa, Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara

Dikutip dari buku Cerita Rakyat Buton dan Muna di Sulawesi Tenggara, alkisah pada abad ke-19, terdapat sebuah kerajaan di daerah Sulawesi Tenggara sekarang. Kerajaan tersebut bernama Wolio.

Di kerajaan itu, hidup seorang pemuda bernama La Dhangu Sarina. Berbeda dengan laki-laki biasa, La Dhangu Sarina memiliki perawakan yang tidak seperti orang pada umumnya.

La Dhangu Sarina memiliki fisik yang tinggi besar. Bahkan tidak ada satu orang pun yang mampu menyaingi ukuran tubuh La Dhangu Sarina.

Konon tubuh besar La Dhangu Sarina ini sudah dia dapatkan sejak kecil. Ketika masih balita, dia bisa menghabiskan satu tandan pisang dalam sekali makan.

Tidak heran tubuh La Dhangu Sarina bisa sangat besar. Meskipun berbeda, ayah La Dhangu Sarina justru merasa bersyukur dengan kondisi putranya itu.

Sang ayah merasa jika La Dhangu Sarina kelak akan menjadi sosok yang luar biasa. Sang ayah ingin agar La Dhangu Sarina bisa membanggakan keluarga dan menjadi sosok pahlawan bagi bangsanya.

Akhirnya sang ayah melatih La Dhangu Sarina kemampuan bertempur. Setiap hari dirinya dilatih langsung oleh sang ayah dengan sekuat tenaga.

Setelah beberapa waktu berlalu, La Dhangu Sarina sudah menyerap semua ilmu yang diajarkan. Tiba waktunya bagi pemuda itu membuktikan ilmunya.

Pertama-tama, sang ayah memukulnya menggunakan kayu besar. Namun tubuh La Dhangu Sarina tidak bergeming sedikitpun.

Bahkan kayu-kayu itu yang jadi patah ketika dipukulkan ke tubuhnya. Hal yang sama kembali terjadi ketika sang ayah menghantamnya dengan menggunakan batu.

Sang ayah terlihat bangga dengan kemampuan La Dhangu Sarina. Kabar tersebut tidak berhenti di sana saja.

Kehebatan La Dhangu Sarina sampai ke telinga raja. Akhirnya La Dhangu Sarina dipanggil untuk menghadap ke istana.

Impian sang ayah akhirnya terwujud. La Dhangu Sarina secara resmi ditetapkan sebagai pengawal raja.

Dirinya selalu mendampingi sang raja pergi. Dengan tubuh besar yang dia miliki, tidak ada seorangpun di sana yang berani melawan La Dhangu Sarina.

Suatu masa, datang tamu asing ke istana Kerajaan Wolio. Tamu-tamu asing ini merupakan utusan Kompeni ke sana.

Sang raja menyambut tamunya ini dengan ramah. La Dhangu Sarina pun berdiri tegak di samping sang raja.

Ternyata perawakan La Dhangu Sarina menarik perhatian utusan Kompeni. Mereka belum pernah melihat orang dengan ukuran fisik sebesar La Dhangu Sarina sebelumnya.

Utusan Kompeni ini kemudian berkata jika dia tertarik membawa La Dhangu Sarina keliling dunia. Dengan demikian, penduduk dunia bisa melihat kegagahan fisik dari pengawal raja tersebut.

Sang raja tentu menyambut tawaran ini dengan tangan terbuka. Apalagi ini bisa menjadi kesempatan bagi La Dhangu Sarina melihat dunia lebih luas.

Namun Sang raja berkata jika saat itu dia masih membutuhkan La Dhangu Sarina di sisinya. Dia berkata akan mengizinkan pengawalnya itu pergi pada pelayaran berikutnya.

Akhirnya utusan Kompeni itu pamit undur diri. Mereka sudah merencanakan pelayaran selanjutnya untuk mendatangi Kerajaan Wolio.

Namun sayang, rencana ini tidak pernah terealisasi. Saat utusan Kompeni datang pada pelayaran berikutnya, La Dhangu Sarina sudah tidak ada si siis sang raja.

Ternyata beberapa malam sebelumnya, La Dhangus Sarina sudah meninggal dunia. Akhirnya pemuda perkasa yang setia menjadi pengawal sang raja itu tidak pernah keliling dunia untuk disaksikan bangsa-bangsa lainnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.