Sat,23 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Mendag: Perdagangan Sedang Hadapi Banyak Dinamika

Mendag: Perdagangan Sedang Hadapi Banyak Dinamika

mendag:-perdagangan-sedang-hadapi-banyak-dinamika
Mendag: Perdagangan Sedang Hadapi Banyak Dinamika
service

KABARBURSA.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan komitmen pihaknya dalam memperkuat perdagangan Indonesia di tengah tantangan global. Penguatan tersebut dilakukan dengan mendorong perdagangan baik di dalam maupun luar negeri.

Budi mengakui jika kondisi perdagangan saat ini tengah menghadapi banyak dinamika. Menurutnya, pasar luar negeri memiliki banyak eskalasi tantangan yang harus dihadapi.

“Kita juga perlu memikirkan faktor di dalam negeri seperti peningkatan daya saing produk lokal untuk mengisi pasar dalam negeri sekaligus mendorong ekspor,” kata dia dalam acara Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Budi menyampaikan, respons Kemendag terhadap dinamika global adalah adanya program-program prioritas yang mendukung kinerja perdagangan nasional, baik terkait perdagangan dalam negeri maupun luar negeri.

Terkait pasar dalam negeri, Kemendag terus mendorong pelaku usaha lokal agar dapat meningkatkan kualitas produk. Hal ini untuk memastikan produk lokal mampu bersaing dan menguasai pasar dalam negeri.

“Kita memiliki pasar yang besar, mari kita isi dengan produk-produk dalam negeri. Syaratnya, produk kita harus mempunyai daya saing. Dengan berdaya saing, kita mampu membendung produk asing,” tutur Budi.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga terus difasilitasi Kemendag untuk mendapatkan tempat di ritel modern. Kemendag telah memfasilitasi berbagai penjajakan bisnis (business matching) antara UMKM dan ritel modern.

“Saat ini, 80 persen ritel modern sudah diisi produk UMKM. Hal ini menunjukkan kalau produk-produk UMKM kita mempunyai daya saing,” ujar Budi.

Kemendag juga turut mendorong konsumsi produk dalam negeri melalui berbagai program belanja nasional. Sepanjang 2025, tiga program belanja telah dilaksanakan, yakni Every Purchase Is Cheap (EPIC) Sale dengan total transaksi mendekati Rp55 triliun, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Rp36,4 triliun, serta Belanja di Indonesia Aja (BINA) Great Sale Indonesia 2025 Rp31 triliun.
 

Lebih lanjut Budi menyampaikan, sepanjang 2025, Kemendag berhasil menyelesaikan 5 perjanjian untuk membuka jalan bagi produk lokal di pasar dunia. Terdapat Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA), Indonesia-Canada CEPA, Indonesia-Peru CEPA, Indonesia-Economic Union Free Trade Agreement (Indonesia-EAEU FTA), dan Indonesia-Tunisia Preferential Trade Agreement (PTA).

Secara keseluruhan, sebanyak 20 perjanjian dagang telah diimplementasikan, 15 perjanjian dalam proses ratifikasi, dan 11 perjanjian masih dalam proses perundingan. (*) 

⁠⁠

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.