Arina.id – Beberapa hari belakangan menjelang Ramadan 2026, harga daging ayam sempat melejit tembus Rp45 ribu per kilogram. Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) per 13 Februari 2026, harga daging ayam ras tercatat sebesar Rp40.259 per kilogram.
Meskipun demikian, Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai kenaikan harga tersebut bukan harga rata-rata nasional. Di sejumlah daerah memang ada laporan harganya menembus Rp45 ribu, akan tetapi di daerah lain harganya tidak sebesar itu. Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Seperti dikutip dari Antara, Ia pun memastikan harga komoditas daging ayam ras secara rata-rata nasional masih dalam kondisi terkendali menjelang Ramadhan.
“Artinya memang ada yang Rp45 ribu, tapi ada juga pasti di bawah Rp40 ribu. Jadi bukan berarti rata-rata nasionalnya Rp45 ribu. Tapi yang harga mahal tadi tetap kita cek,” katanya kemarin, Rabu 17 Februari 2026.
Menurut dia, pemerintah akan menelusuri pasar-pasar yang mencatat harga tinggi untuk memastikan penyebabnya, apakah karena distribusi yang terganggu atau lonjakan permintaan lokal.
Pemerintah menargetkan harga tetap berada di kisaran harga acuan pembelian (HAP) dan harga eceran tertinggi (HET).
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pelaku usaha, kata Budi, pasokan ayam dalam kondisi cukup dan tidak ada gangguan produksi, termasuk terkait harga pakan.
Budi mengatakan kenaikan harga yang terjadi lebih disebabkan peningkatan permintaan menjelang hari besar keagamaan.
“Biasanya kan memang kalau mendekati Lebaran, permintaan menjadi meningkat. Tapi kita minta diantisipasi. Meskipun Lebaran atau Nataru (Natal dan Tahun Baru), pasokan harus terjaga. Jadi ketika permintaan melonjak, ya tetap harus harga stabil,” katanya.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian (Kementan), pemerintah daerah, Polri, serta Satuan Tugas (Satgas) Pangan terus melakukan pemantauan harga baik secara langsung di pasar maupun melalui sistem SP2KP.
Selain ayam, harga telur ayam ras tercatat rata-rata nasional Rp30.570 per kilogram. Mendag menyebut di sejumlah daerah harga bahkan lebih rendah, seperti di Sukoharjo Rp28 ribu dan Palembang Rp29 ribu per kilogram.
Pemerintah optimistis stabilitas harga dan kecukupan pasokan dapat terjaga selama Ramadan, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa lonjakan harga kebutuhan pokok.




Comments are closed.