Mon,27 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Menghormati Peran Ibu Menyusui

Menghormati Peran Ibu Menyusui

menghormati-peran-ibu-menyusui
Menghormati Peran Ibu Menyusui
service

Mubadalah.id – Hadis tentang penghormatan Nabi Muhammad Saw kepada ibu susuan memiliki relevansi kuat dengan realitas sosial perempuan hari ini. Kisah tersebut menegaskan bahwa peran menyusui bukanlah kerja biologis yang sepele, melainkan kontribusi besar bagi keberlangsungan kehidupan manusia.

Dalam konteks masyarakat modern, peran menyusui kerap dihadapkan pada berbagai tantangan struktural. Tidak sedikit perempuan yang harus memilih antara menyusui anak atau mempertahankan pekerjaan. Di banyak tempat, lingkungan kerja dan ruang publik belum sepenuhnya ramah terhadap ibu menyusui.

Padahal, teladan Nabi Saw menunjukkan bahwa penghormatan terhadap peran reproduksi perempuan harus kita wujudkan dalam tindakan nyata. Menghormati perempuan tidak cukup dengan pujian moral, tetapi perlu kita terjemahkan dalam kebijakan sosial dan dukungan konkret.

Bentuk dukungan tersebut dapat berupa penyediaan ruang laktasi di tempat kerja dan fasilitas umum, jaminan cuti melahirkan yang layak, serta akses terhadap makanan bergizi dan layanan kesehatan.

Langkah-langkah ini sejalan dengan nilai hadis yang menempatkan peran menyusui sebagai sesuatu yang mulia dan patut mendapatkan fasilitas.

Selain itu, hadis ini juga relevan bagi perempuan yang tetap harus bekerja di ranah publik saat menyusui. Lingkungan sosial memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa perempuan dapat menjalankan peran ganda—bekerja dan menyusui—tanpa diskriminasi dan tekanan.

Dengan demikian, penghormatan terhadap ibu susuan Nabi Saw dapat kita baca sebagai pesan etik bagi masyarakat hari ini.

Islam tidak hanya mengajarkan penghormatan simbolik terhadap perempuan, tetapi juga menuntut keadilan sosial yang berpihak pada kebutuhan nyata mereka.

Hadis ini menjadi pengingat bahwa memuliakan perempuan, khususnya dalam peran reproduksi, adalah bagian dari praktik yang sejalan dengan ajaran Islam. []

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.