Tue,11 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Metro Jabar Trans jadi solusi mobilitas Bandung Raya. Namun, tantangan pendanaan, armada, dan kemacetan masih membayangi.

Metro Jabar Trans jadi solusi mobilitas Bandung Raya. Namun, tantangan pendanaan, armada, dan kemacetan masih membayangi.

metro-jabar-trans-jadi-solusi-mobilitas-bandung-raya-namun,-tantangan-pendanaan,-armada,-dan-kemacetan-masih-membayangi.
Metro Jabar Trans jadi solusi mobilitas Bandung Raya. Namun, tantangan pendanaan, armada, dan kemacetan masih membayangi.
service

21 Juni 2026 16.02 WIB • 3 menit

Metro Jabar Trans (MJT) hadir sebagai salah satu solusi untuk menjawab persoalan kemacetan dan tingginya mobilitas masyarakat di kawasan Cekungan Bandung. Pertumbuhan kawasan perumahan yang pesat di Kabupaten Bandung dan Sumedang membuat kebutuhan akan transportasi umum massal semakin mendesak. Kehadiran MJT menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun sistem transportasi aglomerasi yang terintegrasi dan terjangkau.

Data Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (2024) menunjukkan terdapat 619 kawasan perumahan di Cekungan Bandung. Kabupaten Bandung menjadi wilayah dengan jumlah kawasan perumahan terbanyak sebanyak 232 kawasan, disusul Kabupaten Sumedang dengan 206 kawasan. Sementara Kota Bandung memiliki 100 kawasan perumahan, Kabupaten Bandung Barat 74 kawasan, dan Kota Cimahi 7 kawasan.

Metro Jabar Trans Menjawab Kebutuhan Komuter Bandung Raya

Pertumbuhan kawasan permukiman yang masif telah melahirkan jutaan perjalanan komuter setiap hari menuju pusat aktivitas ekonomi di Kota Bandung. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dalam menyediakan layanan transportasi yang mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Akademisi Teknik Sipil Unika Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menilai kehadiran Metro Jabar Trans merupakan kebutuhan mendesak bagi kawasan aglomerasi Bandung Raya.

“Pertumbuhan kawasan perumahan yang masif di Cekungan Bandung menuntut ketersediaan sistem angkutan umum massal aglomerasi yang handal guna menopang mobilitas komuter,” kata Djoko Setijowarno.

Cikal bakal layanan ini sebenarnya telah dimulai sejak 2017 melalui Buratas (Bus Rapid Transit Aman dan Sehat) pada koridor Leuwipanjang–Majalaya. Seiring waktu, layanan tersebut berkembang menjadi bagian dari sistem Metro Jabar Trans yang menawarkan standar pelayanan lebih baik, armada berpendingin udara, pembayaran non-tunai, serta integrasi antarkoridor.

Saat ini MJT mengoperasikan enam koridor utama dan dua layanan feeder yang menghubungkan berbagai kawasan strategis di Bandung Raya. Sistem ini juga telah terhubung dengan Kereta Cepat Whoosh melalui Stasiun Padalarang sehingga semakin memperluas pilihan mobilitas masyarakat.

Jumlah Penumpang Terus Bertumbuh

Kehadiran Metro Jabar Trans mulai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Berdasarkan Laporan Operasional Metro Jabar Trans April 2026, hampir seluruh koridor mengalami peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya.

Koridor Dipati Ukur–Jatinangor menjadi yang paling diminati dengan kontribusi 34,21 persen dari total penumpang. Disusul koridor Kota Baru Parahyangan–Alun-Alun Bandung sebesar 23,63 persen dan Baleendah–Bandung Electronic Center (BEC) sebesar 16,85 persen.

Mayoritas pengguna berasal dari kalangan masyarakat umum dengan porsi 64 persen. Sementara pelajar dan mahasiswa mencapai 27 persen, serta lansia sebesar 9 persen. Tingginya penggunaan metode pembayaran digital juga menunjukkan semakin diterimanya sistem transportasi modern oleh masyarakat.

Meski demikian, sejumlah koridor masih menghadapi keterbatasan armada dan jam operasional. Pada koridor Leuwipanjang–Majalaya misalnya, layanan masih beroperasi hingga siang hari sehingga belum mampu mengakomodasi kebutuhan pekerja yang pulang pada sore atau malam hari.

Tantangan Keberlanjutan dan Pengembangan

Di balik pertumbuhan jumlah penumpang, Metro Jabar Trans masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu segera diselesaikan. Persoalan pertama adalah keberlanjutan pendanaan operasional. Dengan tarif yang terjangkau sebesar Rp4.900, layanan ini masih sangat bergantung pada subsidi pemerintah.

Selain itu, kemacetan kronis di sejumlah ruas jalan Bandung Raya membuat bus MJT harus berbagi jalur dengan kendaraan pribadi. Tanpa jalur khusus atau dedicated lane, waktu tempuh menjadi sulit diprediksi dan mengurangi daya saing transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.

Tantangan lainnya adalah integrasi dengan moda transportasi lain yang belum sepenuhnya mulus serta masih adanya resistensi dari sebagian operator angkutan konvensional yang khawatir kehilangan penumpang.

Menurut Djoko Setijowarno, diperlukan langkah strategis agar Metro Jabar Trans dapat berkembang secara berkelanjutan.

“Perlu ada Peraturan Daerah yang mengatur besaran alokasi APBD untuk operasional Metro Jabar Trans agar ada jaminan keberlanjutan layanan di masa mendatang,” ujar Djoko.

Ia juga mendorong pemerintah pusat segera menetapkan Rencana Induk Pengembangan Angkutan Umum Berbasis Jalan di Cekungan Bandung sebagai acuan jangka panjang. Dengan dukungan regulasi, pendanaan yang kuat, serta integrasi antarmoda yang semakin baik, Metro Jabar Trans berpotensi menjadi tulang punggung transportasi massal modern bagi masyarakat Bandung Raya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.