Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Muktamar Ke-35 NU Bakal Soroti Masa Depan Digital Native di Abad Kedua

Muktamar Ke-35 NU Bakal Soroti Masa Depan Digital Native di Abad Kedua

muktamar-ke-35-nu-bakal-soroti-masa-depan-digital-native-di-abad-kedua
Muktamar Ke-35 NU Bakal Soroti Masa Depan Digital Native di Abad Kedua
service

Jakarta, NU Online

Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar Ke-35 NU Prof Mohammad Nuh mengatakan bahwa Muktamar Ke-35 NU akan memberikan perhatian khusus terhadap penguatan generasi digital native sebagai bagian dari agenda pembahasan menuju abad kedua Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan fondasi organisasi dalam menghadapi era digital yang menjadi karakter utama abad kedua NU.

Hal tersebut disampaikan Prof Nuh usai rapat Steering Committee Muktamar Ke-35 NU di Lantai 4 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 164, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).

“Kita ingin Muktamar ini tidak hanya urusan suksesi kepemimpinan, tapi juga NU ke depan karena ini menyangkut 100 tahun, abad kedua, dan eranya beririsan dengan era baru, yaitu era digital,” katanya.

Prof Nuh menegaskan, Muktamar Ke-35 harus mampu merumuskan arah pengembangan NU untuk menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, dalam dua dekade mendatang, Generasi Alfa, Generasi Z, dan kelompok digital native lainnya akan menjadi kelompok yang mengisi sekaligus menentukan arah perjalanan organisasi.

“Oleh karena itu, siapa saja yang tidak mempersiapkan masa depannya, dia tidak punya masa kini, karena masa depan menjadi masa kini dan masa kini akan menjadi masa lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Muktamar Ke-35 juga diharapkan mampu menyiapkan ekosistem yang menjawab kebutuhan generasi tersebut, mulai dari budaya digital (digital culture), masyarakat digital (digital society), hingga perubahan struktur sosial yang menyertainya.

“Jangan sampai kita memasuki wilayah digital, tapi kita tidak paham perubahan struktur sosial dan seterusnya,” jelasnya.

Menurut Prof Nuh, NU pada masa depan tidak cukup hanya hadir di ruang digital, tetapi juga harus memahami perubahan sosial yang lahir dari perkembangan teknologi agar tetap mampu menjalankan peran keagamaan dan kemasyarakatannya.

“Karena ini di awal abad kedua, maka Muktamar sekarang ini harus mampu merancang dan menyiapkan apa yang harus dilakukan di awal abad kedua sebagai fondasi,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi masyarakat saat ini sangat berbeda dibandingkan ketika NU didirikan pada 1926. Perubahan jumlah penduduk, perkembangan teknologi, hingga pergeseran dari literasi fisik menuju literasi digital menuntut NU melakukan berbagai penyesuaian.

“Semuanya sudah beda, semua. Sehingga bagaimana menyambungkan abad pertama itu dengan abad kedua? Menyambungkannya, yang tidak berubah itu ruh-nya,” katanya.

Menurut Prof Nuh, ruh keikhlasan, ketangguhan, dan kemaslahatan harus tetap menjadi fondasi yang menghubungkan perjalanan NU dari abad pertama menuju abad kedua.

“Oleh karena itu, meskipun berbeda zamannya, energi yang tersalurkan dari abad pertama ke abad kedua harus tetap terjaga. Kalau tidak, bubar rezim, bubar semua,” terangnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.