Moskow (ANTARA) – Jumlah wisatawan asing yang berhasil diselamatkan pascabanjir di Nepal bertambah menjadi 121 orang, demikian laporan Dewan Pariwisata Nepal pada Jumat.
Sebelumnya, Kathmandu Post melaporkan bahwa 117 orang telah diselamatkan.
“Daftar wisatawan asing yang diselamatkan hingga pukul 15.30 [09.45 GMT] Jumat, 28 Agustus 2026. Total: 121,” demikian keterangan dokumen yang diunggah di situs dewan tersebut.
Wisatawan yang diselamatkan mencakup warga negara asal India, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Rusia, Italia, Bulgaria, dan Swiss. Sementara itu ada tiga kewarganegaraan dari 121 penyintas belum terkonfirmasi.
Operasi penyelamatan di wilayah Nepal yang dilanda banjir kembali dilanjutkan setelah sempat dihentikan sementara akibat tingginya permukaan air, demikian laporan media yang mengutip perwakilan militer setempat.
Arus air yang deras mengalir masuk ke Sungai Bhote Koshi di wilayah pegunungan Nepal pada Rabu (26/8).
Penyebab banjir bandang itu awalnya dilaporkan akibat dari gempa bumi dan tanah longsor susulan.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) pada Kamis (27/8) menyebutkan bahwa aktivitas seismik tersebut disebabkan oleh runtuhnya gletser, bukan getaran di bawah tanah.
Berdasarkan data terkini, jumlah korban tewas akibat banjir di Nepal telah mencapai 547 orang.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Runtuhnya gletser di Nepal diduga jadi pemicu banjir bandang dahsyat
Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.