Mon,3 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. NU Care-LAZISNU Terus Lakukan Pemulihan Pesantren, Madrasah, Masjid Terdampak Banjir di Aceh dan Sumatra

NU Care-LAZISNU Terus Lakukan Pemulihan Pesantren, Madrasah, Masjid Terdampak Banjir di Aceh dan Sumatra

nu-care-lazisnu-terus-lakukan-pemulihan-pesantren,-madrasah,-masjid-terdampak-banjir-di-aceh-dan-sumatra
NU Care-LAZISNU Terus Lakukan Pemulihan Pesantren, Madrasah, Masjid Terdampak Banjir di Aceh dan Sumatra
service

Jakarta, NU Online

NU Care-LAZISNU PBNU terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatra untuk pemulihan sarana pendidikan serta rumah ibadah yang disalurkan sejak Mei hingga 1 Agustus 2026 di Aceh Tamiang, Aceh Utara, dan Sumatra Barat.

Wakil Direktur Fundraising, Humas, dan IT NU Care-LAZISNU PBNU, Anik Rifqoh, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis NU Care-LAZISNU dan Paragon Corp.

“Program bantuan kemanusiaan ini diprioritaskan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh dan Sumatra. Penyaluran bantuan juga telah dimulai sejak bulan Ramadan 2026 dengan pendistribusian paket sembako,” jelas Anik kepada NU Online, Senin (3/8/2026).

Program menyasar dayah, pesantren, madrasah, masjid, dan mushala yang mengalami kerusakan akibat banjir. Di Aceh Tamiang, bantuan renovasi melalui program Madrasah Bangkit diberikan kepada Dayah Asy Syafiiyah Al Aziziyah dan MTsN 1 Aceh Tamiang. Perlengkapan sekolah juga disalurkan kepada MIN 2 dan MIN 7 Aceh Tamiang.

Di Aceh Utara, program Masjid Bangkit diwujudkan melalui renovasi masjid serta bantuan perlengkapan ibadah di Dayah Darul Aman dan Dayah Ashabul Yamin. Sementara di Sumatera Barat, bantuan difokuskan pada renovasi ruang kelas Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah Batang Kabung (PPMTI Batang Kabung), Kota Padang, serta pemulihan Surau Taluak Kayu Tanam di Kabupaten Padang Pariaman.

Pengurus LAZISNU PBNU Muhammad Iqbal Luthfi menegaskan bahwa membantu pesantren merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan Islam.

“Dayah bukan sekadar tempat belajar agama, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan lahirnya kader-kader ulama. Ketika dayah terdampak bencana, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membantu agar aktivitas pendidikan dan ibadah dapat kembali berjalan dengan baik,” ujarnya.

Pengurus LAZISNU PBNU Bidang Pemberdayaan, KH. MH. Misbahus Salam, menegaskan bahwa LAZISNU tidak hanya bergerak dalam penyaluran bantuan darurat, tetapi juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

“LAZISNU menghimpun zakat, infak, dan sedekah masyarakat untuk disalurkan kepada para mustahik melalui lima program utama, yaitu NU Care Cerdas, NU Care Berdaya, NU Care Sehat, NU Care Damai, dan NU Care Hijau. Melalui program-program tersebut, kami berikhtiar membantu pendidikan anak-anak, memperkuat ekonomi masyarakat, meningkatkan layanan kesehatan, menumbuhkan semangat perdamaian, sekaligus menjaga lingkungan agar masyarakat lebih tangguh menghadapi bencana,” tuturnya.

Program tersebut mendapat apresiasi dari para penerima manfaat. Kepala MTs Batang Kabung, Irwanto, mengaku bantuan rehabilitasi membuat kegiatan belajar mengajar kembali berjalan lebih baik.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan rehabilitasi madrasah setelah sebelumnya terdampak banjir atau galodo. Dengan bantuan dari LAZISNU, kami dapat memperbaiki bangunan pondok pesantren yang mengalami kerusakan. Anak-anak juga menerima perlengkapan sekolah dan perlengkapan belajar sehingga semakin termotivasi dan semangat belajar dengan kondisi bangunan yang lebih baik,” ungkapnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Uta, siswa MIN 7 Aceh Tamiang. “Terima kasih untuk tas sekolahnya, sehingga saya bisa sekolah lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, NU Care-LAZISNU bersama Paragon telah menyalurkan 1.000 paket sembako pada Ramadan 2026 dan santunan bagi anak yatim serta keluarga dhuafa di wilayah terdampak banjir. Anik berharap kolaborasi yang telah terjalin sejak 2017 terus berlanjut.

“Sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat, mempercepat pemulihan pascabencana, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi pendidikan, ibadah, dan pemberdayaan umat di berbagai daerah Indonesia. Sinergi NU Care-LAZISNU bersama Paragon yang terjalin sejak 2017 telah menghadirkan berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan yang menyentuh ribuan penerima manfaat,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.