Sat,15 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Obesitas Memang Berbahaya, tapi Ada Jalan Keluar untuk Mengatasinya

Obesitas Memang Berbahaya, tapi Ada Jalan Keluar untuk Mengatasinya

obesitas-memang-berbahaya,-tapi-ada-jalan-keluar-untuk-mengatasinya
Obesitas Memang Berbahaya, tapi Ada Jalan Keluar untuk Mengatasinya
service

15 Agustus 2026 18.59 WIB • 2 menit

Peluncuran kampanye “Berani Bicara Berat” di Jakarta pada Jumat (14/08/2026)./Istimewa


Obesitas adalah masalah kesehatan yang serius dan bisa berakibat fatal bagi manusia. Meski demikian, bukan berarti tidak ada solusi untuk mencegah dan mengatasinya, tentunya dengan bantuan orang yang ahli di bidangnya.

Pada dasarnya, obesitas adalah kondisi di mana lemak menumpuk secara berlebihan dalam tubuh. Penyebabnya macam-macam, mulai dari faktor biologis dan genetik, perilaku kesehatan, kondisi medis, hingga faktor lingkungan.

Dalam beberapa waktu terakhir ini, ada lonjakan laporan penambahan kasus penumpukan berat badan berlebih di berbagai wilayah. Merespons hal tersebut, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) secara resmi meluncurkan sebuah kampanye edukasi kesehatan nasional baru bernama “Berani Bicara Berat” di Jakarta pada Jumat (14/08/2026). Langkah diambil oleh perusahaan penyedia layanan kesehatan tersebut guna membangun pemahaman kolektif yang benar mengenai ancaman penyakit metabolik di tanah air.

Melalui gerakan ini, pihak penyelenggara bertekad meluruskan stigma negatif sosial serta mendorong setiap individu agar tidak ragu memperoleh penanganan klinis dari tenaga medis secara berkelanjutan. Edukasi berskala luas ini juga dirancang untuk menjangkau kelompok usia produktif dengan menyediakan berbagai saluran informasi berbasis riset ilmiah yang dapat diakses dengan mudah oleh publik. Hal tersebut dinilai sangat mendesak mengingat data nasional terbaru menunjukkan bahwa hampir seperempat penduduk dewasa di Indonesia saat ini sedang berjuang menghadapi kondisi obesitas.

Berdasarkan laporan hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi penderita obesitas pada kelompok usia dewasa di tanah air kini telah menyentuh angka 23,4 persen dari total populasi. Laporan resmi tersebut juga memperlihatkan tingkat kerentanan yang jauh lebih tinggi pada kelompok perempuan dengan persentase mencapai 31,2 persen secara nasional. Tingginya angka penumpukan lemak tubuh ini menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang sangat signifikan karena berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan stroke.

Obesitas memang tidak bisa dianggap remeh. Menurut Ketua Himpunan Studi Obesitas Indonesia, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., obesitas pada dasarnya merupakan penyakit kronis yang artinya bisa menyerang seseorang dalam waktu lama.

“Obesitas bukan sekadar persoalan berat badan atau gaya hidup. Obesitas merupakan penyakit kronis yang kompleks dan terus berkembang di Indonesia,” ujarnya.

Peluncuran kampanye “Berani Bicara Berat” di Jakarta pada Jumat (14/08/2026)./Istimewa

‘Untuk itu, edukasi mengenai obesitas menjadi sangat penting. Dalam kampanye “Berani Bicara Berat” sendiri, PT APL telah meluncurkan sebuah situs edukasi digital berisi berbagai informasi terkait obesitas yang dapat diakses oleh masyarakat.

“Untuk menangani obesitas, kita perlu memperkuat edukasi mengenai penanganan obesitas dan mendorong perubahan perilaku masyarakat, sehingga orang yang hidup dengan obesitas dapat memperoleh penanganan yang tepat,” lanjut Dante.

Selain edukasi secara mandiri, hal lain yang tak kalah penting adalah perlunya tenaga profesional yang berkompeten untuk menangani obesitas. Ini dikarenakan tubuh manusia memiliki mekanisme biologis yang secara alami mempertahankan berat badan, sehingga penanganan tersebut bisa berdampak pada ditekannya risiko penyakit dan bukan hanya sekadar menurunkan angka berat badan.

“Oleh karena itu, penanganan obesitas memerlukan pendekatan jangka panjang, dengan tujuan meningkatkan kesehatan dan menurunkan risiko komplikasi, bukan semata-mata berfokus pada pencapaian angka tertentu pada timbangan,” ujar Ketua Umum Perhimpunan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. Dr. dr. Em Yunir, Sp.PD-KEMD.

Kombinasi antara edukasi dan penanganan oleh profesional selaras dengan semangat yang dibawa dalam kampanye “Berani Bicara Berat”. Maklum saja, ini adalah wujud dari komitmen PT APL dalam menghadirkan akses pelayanan kesehatan yang lebih inklusif.

“Melalui kampanye Berani Bicara Berat, kami berupaya memberdayakan masyarakat melalui edukasi berbasis sains, sekaligus mendorong mereka untuk mengambil langkah selanjutnya dengan mencari dukungan dan penanganan yang dibutuhkan melalui konsultasi dengan tenaga kesehatan,” papar Chief Operating Officer Commercialization PT Anugerah Pharmindo Lestari, Ay Lie Widjaja.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.