Ringkasan:
-
Salah satu rahasia terbesar dalam sejarah yang terungkap di hutan Rumania, mengubah segala sesuatu yang diketahui tentang peradaban manusia awal.
-
Benteng berusia hampir 5.000 tahun yang terungkap oleh teknologi drone LiDAR, tersembunyi di bawah hutan lebat di Kabupaten Neamț, Rumania.
-
Teknologi LiDAR merevolusi arkeologi, mengungkap benteng kuno dan mengungkap sejarah manusia yang terkubur di bawah hutan di seluruh dunia.
Salah satu rahasia terbesar dalam sejarah tersembunyi di balik hutan Rumania. Kombinasi inovatif antara reruntuhan kuno dan teknologi baru telah mengubah segala hal yang kita ketahui tentang sejarah peradaban manusia awal.
Temuan Penting

Sebuah benteng berusia hampir 5.000 tahun, ditutupi oleh hutan lebat di Kabupaten Neamț, Rumania, digali dengan bantuan teknologi drone LiDAR, mengungkap parit canggih, gundukan tanah, dan sistem benteng yang mengguncang komunitas arkeologi.
Hutan Punya Rahasia

Ditutupi semak-semak di Kabupaten Neametz di Rumania, terdapat sebuah benteng kuno yang sama sekali tidak diketahui. Bahkan survei lapangan, bahkan penggalian konvensional pun tidak pernah memberikan gambaran sekilas tentang apa yang ada di bawah pepohonan.
Sinar Laser Membuat Segala Perbedaan

Dalam sebuah studi yang dilakukan para peneliti, drone yang dilengkapi dengan teknologi LiDAR terbang di atas hutan yang ditumbuhi pepohonan, memotong pertumbuhan berlebih selama berabad-abad untuk menghasilkan gambar resolusi tinggi dari struktur yang ada di bawahnya, menurut Heritage Daily.
Berusia 5.000 Tahun Dan Dibuat Agar Bertahan

Benteng ini berusia sekitar 3.000 SM, dan mewakili periode ketika periode Neolitikum berubah menjadi Zaman Perunggu. Popular Mechanics percaya bahwa ini memberikan wawasan unik tentang peradaban manusia kuno yang terstruktur.
Para Pembangun Ini Tahu Sebenarnya Tentang Mereka

Pemindaian LiDAR memverifikasi bahwa benteng tersebut terletak di dataran tinggi, sehingga dapat dilihat dengan jelas. Menurut arkeolog utama Kompleks Museum Nasional Neametz, Vasile Diaconu, museum ini memiliki posisi yang baik untuk mempertahankan dan mendeteksi ancaman.
Pasukan Kecil Untuk Membangun Parit Sendirian

Parit pertahanan sepanjang beberapa ratus meter terlihat di lapangan. The Jerusalem Post mengutip Diaconu, yang menunjukkan betapa banyak tenaga manusia yang terlibat dalam pembangunan parit ini, yang direncanakan dan diorganisir.
Teknologi Terakhir, Membunuh Pohon

LiDAR adalah salah satu alat arkeologi terkuat karena memungkinkan suatu situs dipindai tanpa perlu menebang hutan, sehingga telah merevolusi bidang tersebut.
Hal itu dimungkinkan oleh seorang guru dan murid lamanya

Proyeknya dimulai dengan mantan mahasiswanya Vlad Dulgheriu, yang saat itu adalah pemilik Layanan Geocad, memanggil mantan profesornya, Vasile Diaconu. Diaconu bangga dengan prestasi Dulgheriu.
Ini Menjelaskan Benteng Neamț

Menurut Heritage Daily, proyek LiDAR menganalisis Benteng Neamtz, sebuah benteng yang dibangun pada abad ke-14 ketika Petru I dari Moldavia memerintah dan memberikan beberapa informasi arkeologi baru.
Sejarah Masih Ada Menunggu

Temuan ini menegaskan bahwa sebagian besar sejarah manusia terletak di bawah hutan, ladang, dan tanah di seluruh dunia. Seiring kemajuan teknologi LiDAR, para ilmuwan yakin mereka akan menemukan banyak benteng, kota, dan pemukiman tambahan yang hilang.



Comments are closed.