Sat,18 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. PBB Luncurkan Seruan Dana Darurat US$296 Juta untuk Penanganan Gempa Venezuela

PBB Luncurkan Seruan Dana Darurat US$296 Juta untuk Penanganan Gempa Venezuela

pbb-luncurkan-seruan-dana-darurat-us$296-juta-untuk-penanganan-gempa-venezuela
PBB Luncurkan Seruan Dana Darurat US$296 Juta untuk Penanganan Gempa Venezuela
service

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meluncurkan seruan mendesak pada Rabu (8/7/2026 untuk menghimpun dana sebesar US$296 juta guna mendukung operasi bantuan pascagempa di Venezuela, setelah jumlah korban tewas akibat bencana tersebut meningkat menjadi lebih dari 3.600 orang.

Kebutuhan kemanusiaan terus meningkat setelah salah satu gempa paling mematikan dalam sejarah Amerika Latin membuat ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan ribuan lainnya masih belum ditemukan, terutama di La Guaira yang mengalami kerusakan paling parah. Di wilayah itu, keluarga korban masih terus menggali puing-puing bangunan untuk mencari anggota keluarga mereka.

Kepala Urusan Kemanusiaan PBB, Tom Fletcher, menyampaikan apresiasinya kepada negara-negara donor yang telah memberikan dukungan.

“Para donor telah mulai memberikan bantuan. Saya menyampaikan penghormatan dan terima kasih kepada mereka,” ujar Fletcher dalam pertemuan yang membahas penanganan bencana tersebut dikutp dari AFP.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan sistem pemantauan pendanaan, respons kemanusiaan untuk Venezuela sejauh ini telah menerima dana sebesar US$300 juta, termasuk US$115 juta yang telah tersedia sebelum gempa terjadi.

“Meski demikian, kami masih menghadapi kekurangan pendanaan sebesar US$627 juta untuk memenuhi kebutuhan mendesak tersebut,” katanya.

Menurut Fletcher, PBB telah menyiapkan rencana yang jelas dan terukur.

“Kami membutuhkan US$296 juta untuk menjangkau 1,3 juta orang yang saat ini berada dalam kondisi rentan secara sosial dan ekonomi selama enam bulan ke depan. Ini merupakan rencana yang memiliki batas waktu yang jelas,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah Venezuela juga meminta agar aset-aset negara yang dibekukan di luar negeri segera dicairkan guna mendukung proses pemulihan pascabencana.

Menteri Luar Negeri Venezuela, Yvan Gil Pinto, dalam pertemuan PBB mengatakan negaranya mendesak seluruh negara yang masih menahan dana milik Venezuela untuk segera menyusun mekanisme pelepasan aset tersebut.

“Kami menyerukan kepada semua negara yang saat ini menahan dana milik Venezuela agar segera memulai proses pencairannya sehingga dana tersebut dapat digunakan untuk upaya pemulihan,” kata Gil.

Ia menyebut sejumlah rekening milik pemerintah Venezuela di berbagai negara dibekukan akibat sanksi yang dinilainya tidak sah.

Gil juga menyinggung cadangan emas Venezuela yang disimpan di Britania Raya serta aset keuangan yang dibekukan oleh Amerika Serikat.

Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya telah mencabut sejumlah sanksi ekonomi terhadap Venezuela selama empat bulan guna mempermudah pelaksanaan operasi bantuan kemanusiaan.

Washington sebelumnya memberlakukan sanksi ekonomi yang luas terhadap Venezuela, terutama sejak 2019, sebagai upaya menekan pemerintahan Presiden Nicolás Maduro, yang saat itu dianggap tidak sah oleh Amerika Serikat.

Sejak pasukan Amerika Serikat menggulingkan Maduro pada Januari lalu, hubungan Washington dan Caracas berangsur membaik.

Pemerintahan Presiden Donald Trump mendukung Presiden sementara Delcy Rodríguez serta secara bertahap melonggarkan sanksi, terutama untuk mempercepat pengembangan cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Hampir dua pekan setelah gempa berkekuatan Magnitudo 7,3 dan Magnitudo 7,5 mengguncang Venezuela, tim penyelamat internasional mulai mengakhiri operasi pencarian korban selamat. Sementara itu, keluarga korban masih terus menyisir reruntuhan untuk menemukan jenazah orang-orang yang mereka cintai.

Pemerintah Venezuela pada Selasa memperbarui jumlah korban meninggal menjadi 3.685 orang, sementara hampir 17.000 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.