Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. PBNU Akan Gelar Munas dan Konbes pada April 2026 Usai Kesepakatan Islah

PBNU Akan Gelar Munas dan Konbes pada April 2026 Usai Kesepakatan Islah

pbnu-akan-gelar-munas-dan-konbes-pada-april-2026-usai-kesepakatan-islah
PBNU Akan Gelar Munas dan Konbes pada April 2026 Usai Kesepakatan Islah
service

Jakarta, Arina.id—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan menggelar kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) pada bulan Syawal 1447 Hijriah atau sekitar April 2026.

Keputusan ini merupakan salah satu poin dari hasil Rapat Pleno yang digelar di Auditorium Lantai 8 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis (29/1).

“PBNU akan mempersiapkan dengan sebaik-baiknya Munas dan Konbes NU 2026 yang rencananya digelar pada bulan Syawal 1447 Η atau sekitar April 2026,” ujar Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar membacakan hasil pleno.

Katib Aam Syuriyah PBNU Mohammad Nuh menambahkan agenda Munas dan Konbes penting dilakukan guna menyiapkan pelbagai materi yang harus diselesaikan pada Muktamar mendatang.

“Termasuk sebagai upaya mengembalikan periodesasi Muktamar,” ujar Nuh.

Dilansir dari NU Online, Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama atau disingkat Munas Alim Ulama dan Konbes NU adalah dua forum berbeda. Namun keduanya kerap digelar dalam satu waktu penyelenggaraan. 

Munas Alim Ulama dan Konbes NU merupakan forum permusyawaratan tertinggi kedua setelah Muktamar. Sebagaimana penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya, Munas Alim Ulama dan Konbes NU didesain untuk menghasilkan keputusan-keputusan strategis dan fundamental bagi kemaslahatan umat, bagi keutuhan bangsa dan negara ini. 

Munas Alim Ulama membicarakan masalah-masalah keagamaan menyangkut kehidupan umat dan bangsa. Sebagai forum bahtsul masail akbar, Munas Alim Ulama membagi pembahasan masalah-masalah keagamaan ke dalam tiga kategori: (1) Bahtsul Masail adDiniyyah alWaqi’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan aktual), (2) Bahtsul Masail adDiniyyah alMaudlu’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan tematik), dan (3) Bahtsul Masail adDiniyyah alQonuniyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan).

Sementara Konbes NU lebih membicarakan pelaksanaan keputusan-keputusan Muktamar, mengaji perkembangan program, memutuskan Peraturan Organisasi (PO), serta menerbitkan rekomendasi. Oleh karena itu, dalam Konbes NU ini forum permusyawaratan dikerucutkan ke dalam tiga komisi pembahasan, yaitu Komisi Program, Komisi Organisasi, dan Komisi Rekomendasi. 

Jika kepesertaan Munas Alim Ulama secara terbuka mengundang dan melibatkan para alim ulama, pengasuh pondok pesantren, dan para pakar, maka kepesertaan dalam forum Konbes NU sifatnya lebih tertutup. Peserta Konbes NU dalam hal ini terdiri hanya anggota pleno Pengurus Besar dan Pengurus Wilayah saja. 

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.