Wed,6 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Penitipan Anak Gratis Saat Tarawih, Ikhtiar Masjid Nurul Ashri Sleman Jadi Ramah Keluarga

Penitipan Anak Gratis Saat Tarawih, Ikhtiar Masjid Nurul Ashri Sleman Jadi Ramah Keluarga

penitipan-anak-gratis-saat-tarawih,-ikhtiar-masjid-nurul-ashri-sleman-jadi-ramah-keluarga
Penitipan Anak Gratis Saat Tarawih, Ikhtiar Masjid Nurul Ashri Sleman Jadi Ramah Keluarga
service

Penitipan Anak Gratis Saat Tarawih, Ikhtiar Masjid Nurul Ashri Sleman Jadi Ramah Keluarga


Bagi orang tua yang punya anak kecil, salat tarawih masih menjadi dilema. Mau dibawa, takut mengganggu kekhusyukan jamaah lain; ditinggal di rumah, tidak ada yang jaga. Orang tua mau absen, tapi Ramadan hanya setahun sekali.

Di Deresan, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Kawan bisa salat tarawih dengan tenang karena ada fasilitas penitipan anak gratis di area masjid.

Program ini digerakkan takmir Masjid Nurul Ashri selama Ramadan. Anak-anak bisa bermain di ruangan khusus sehingga orang tua bisa salat lebih khusyuk.

“Untuk mendukung hal kekhusyukan jemaah jadi kita menyediakan penitipan anak ketika tarawih,” ujar Miftah.

Bukan Program Baru, Tapi Baru Viral

Sebenarnya, fasilitas penitipan anak gratis di masjid bukan pertama kalinya. Masjid Nurul Ashri telah konsisten selama tiga tahun menerapkan program ini tiap Ramadan. Ini diungkapkan langsung oleh Koordinator Divisi Pendidikan Masjid, Miftah Al Rizqa.

“Ini bukan pertama kali jadi tahun-tahun sebelumnya sudah pernah tapi publish-nya mungkin kurang mendapat perhatian. Biasanya cuma kita umumkan saja ketika tarawih ketika subuh diumumkan secara langsung nggak langsung di media sosial. Tahun ini di media sosial mendapatkan cukup banyak atensi. Ini bukan tahun pertama tapi tahun ketiga ada penitipan anak,” kata Miftah, Rabu (18/2), dikutip dari Kumparan.

Saat masjid lain hanya berfokus pada program kajian dan iftar, Masjid Nurul Ashri menambah program dan fasilitas baru yang jarang dicanangkan. Fasilitas khusus anak membuat masjid ini lebih inklusif serta ramah ibu dan anak.

Kolaborasi dengan Pesantren, Santri yang Bertugas

Untuk menerapkan program penitipan anak, Masjid Nurul Ashri tidak bekerja sendiri. Pengurus masjid berkolaborasi dengan Pesantren SahabatQu.

Gedung pesantren yang dipakai untuk penitipan anak berada di sebelah utara masjid. Ruangannya cukup luas dengan daya tampung sekitar 20 anak. Di tempat penitipan anak juga disediakan mainan anak-anak agar menciptakan rasa nyaman terhadap anak.

Yang menjaga adalah santriwati yang sedang berhalangan, sehingga tidak menjalankan Salat Tarawih.

“Harapannya ada penitipan anak tadi itu bisa jeritan-jeritan anak-anak nggak ada. Mereka bisa bermain di tempatnya dan ibu-ibu juga bisa tenang dalam beribadah ketika meninggalkan anak,” imbuhnya.

Cara Daftar Mudah, Tanpa Paksaan

Untuk bisa memanfaatkan fasilitas ini, caranya cukup mudah dan gratis alias tidak ada biaya. Orang tua bisa mendaftar lewat WhatsApp atau datang sebelum Tarawih.

Meski demikian, memang tidak semua anak mau untuk berpisah dengan orang tuanya sehingga tidak ada paksaan. Pun pengurus tidak melarang para orang tua membawa anak ikut salat.

“Anaknya harus mau ditinggal dulu kan, dan itu butuh penyesuaian. Jadi tidak semuanya mau,” kata Miftah.

Dari pengalaman tahun lalu, jumlah anak yang dititipkan sekitar tiga sampai lima anak per malam. Artinya, program ini lebih soal kesiapan psikologis anak dan orang tua, bukan sekadar fasilitas tersedia.

Komitmen Masjid untuk Jadi Inklusif

“Kita pengin memfasilitasi semua termasuk lansia termasuk anak-anak pun. Orang tuanya kajian, anak-anak main di sini lihat kolam mereka baca buku, mainan,” pungkasnya.

Konsep masjid ramah anak sendiri merujuk pada ruang ibadah yang menyediakan fasilitas aman, nyaman, dan inklusif bagi anak. Termasuk ruang bermain, buku bacaan, dan pengawasan.

Secara sosial, pendekatan ini punya dampak jangka panjang. Anak tidak merasa dimarahi setiap datang ke masjid. Mereka tumbuh dengan pengalaman positif, bukan teguran untuk diam dan jangan berisik.

Di banyak tempat, teguran keras sering membuat anak enggan kembali. Di Deresan, pendekatannya berbeda. Anak diberi ruang dan orang tua diberi dukungan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.