Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Pertama di Dunia, China Terapkan Nomor Identitas Khusus untuk Robot Humanoid

Pertama di Dunia, China Terapkan Nomor Identitas Khusus untuk Robot Humanoid

pertama-di-dunia,-china-terapkan-nomor-identitas-khusus-untuk-robot-humanoid
Pertama di Dunia, China Terapkan Nomor Identitas Khusus untuk Robot Humanoid
service


Foto: Reuters

Teknologi.id Hubei Humanoid Robot Innovation Center di Provinsi Hubei, China, resmi menerapkan sistem pemberian nomor identitas unik atau “KTP” khusus bagi robot humanoid. Kebijakan ini menjadi langkah perdana di dunia yang ditujukan untuk menjamin penelusuran penuh serta akuntabilitas operasional dari perangkat robotika tersebut.

Sistem identitas khusus ini dirancang untuk merekam seluruh riwayat aktivitas robot selama masa pakai. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko keamanan sekaligus mempermudah penentuan tanggung jawab hukum apabila terjadi malfungsi pada robot.

Baca juga: Bukan untuk Manusia! Jerman Bangun Gym untuk Jadi Tempat Latihan Robot Humanoid

Detail dan Cakupan Data Identitas Digital

Melansir dari China Daily, Chief Operating Officer Hubei Humanoid Robot Innovation Center, Liu Chuanhou, menjelaskan bahwa nomor identitas unik tersebut terdiri dari 29 karakter yang menggabungkan angka dan huruf Inggris. Kode ini berfungsi untuk mengidentifikasi kebangsaan merek hingga nomor seri produk.

Identitas digital tersebut mencakup sejumlah informasi kunci, di antaranya:

  • Nama pabrikan pembuat robot.

  • Parameter perangkat keras (hardware).

  • Tingkat kecerdasan sistem robot.

  • Catatan pemeliharaan peralatan secara real-time.

“Jika robot rusak, kita dapat memeriksa log operasional dan catatan pemeliharaannya melalui ID uniknya untuk menemukan lokasi malfungsi, menentukan kewajiban, dan melakukan pemeliharaan yang efisien,” ujar Liu Chuanhou.

Fungsi Pengawasan dan Transparansi Performa


Foto:GG

Sistem identitas digital ini terhubung dengan platform manajemen khusus yang memungkinkan pemantauan berkala terhadap tingkat keausan komponen, status baterai, hingga akurasi operasional robot yang dapat diakses kapan saja. Selain mempermudah pengawasan, sistem ini juga membantu pengguna baru untuk memverifikasi performa robot tanpa perlu melakukan pengujian ulang yang memakan waktu.

Lebih lanjut, jika terjadi insiden keselamatan atau potensi bahaya terkait data, nomor ID tersebut akan mendukung proses pelacakan cepat. Hal ini mempermudah konfirmasi tanggung jawab hukum serta membantu mencegah risiko seperti penyalahgunaan teknologi dan kebocoran informasi.

Baca juga: Pabrik di China Produksi Massal Robot Humanoid, Perakitan Satu Unit Hanya 30 Menit

Kepatuhan Industri dan Dominasi Pasar China

Inisiatif ini mulai diadopsi oleh sejumlah produsen robot humanoid terkemuka di China, salah satunya adalah Maxnova yang telah menyelesaikan proses pengkodean dan pengarsipan untuk produk-produk unggulan mereka. Kebijakan standardisasi ini dinilai membantu pelaku industri dalam memenuhi regulasi (compliance) sekaligus menekan biaya operasional dalam pasar skala besar.

Business Director Maxnova, Liu Jieni, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam sistem standardisasi ini memperkuat daya saing inti perusahaan di industri global serta membantu mengatasi kesenjangan kepatuhan hukum.

Saat ini, China tercatat memimpin industri robot humanoid global. Berdasarkan data tahun 2025, negara tersebut menguasai sekitar 84,7% dari total pengiriman dunia, dengan volume mencapai 14.400 unit. Penerapan nomor identitas unik ini menjadi upaya pemerintah setempat untuk memperkuat fondasi kelembagaan guna mengintegrasikan teknologi cerdas ke dalam kehidupan sehari-hari dengan standar keamanan yang tinggi.

Baca berita dan artikel lainnya di Google News

(WN/ZA)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.