Sat,30 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Purbaya Beber Ada Perintah Tak Tertulis Larang Asuransi Taruh Uang di Saham

Purbaya Beber Ada Perintah Tak Tertulis Larang Asuransi Taruh Uang di Saham

purbaya-beber-ada-perintah-tak-tertulis-larang-asuransi-taruh-uang-di-saham
Purbaya Beber Ada Perintah Tak Tertulis Larang Asuransi Taruh Uang di Saham
service

KABARBURSA.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan ada perintah tak tertulis yang mengarahkan agar pihak asuransi dan dana pensiun tidak menyuntikkan dananya di investasi saham.

Menurutnya, kekhawatiran itu dipicu dugaan adanya perintah tidak tertulis yang membatasi investasi saham.

Purbaya mengatakan itu ketika ditanya soal arah investasi asuransi dan dana pensiun pada Surat Berharga Negara (SBN). Pertanyaan itu terkait rencana penambahan batas maksimal investasi saham.

Purbaya menilai aturan yang berlaku saat ini sudah memberi ruang cukup untuk investasi di SBN. Ia menduga perusahaan asuransi masih ragu meningkatkan porsi investasi saham.

“Mungkin mereka takut investasi saham karena ada perintah tidak tertulis,” ujar Purbaya di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.

Purbaya mengatakan akan mengecek langsung alasan keraguan tersebut kepada pelaku industri.

Ia optimistis manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan semakin baik ke depan. Pemerintah berkomitmen melakukan reformasi pasar saham untuk memperkuat akuntabilitas dan kepercayaan investor.

Purbaya menegaskan asuransi dan dana pensiun tidak perlu khawatir dengan kenaikan batas investasi saham. Ia memastikan pembenahan pasar akan berjalan, terutama memberantas saham gorengan.

“Harusnya saham goreng-gorengan enggak jelas akan semakin berkurang,” katanya.

Sebelumnya, Purbaya menyebut pemerintah akan menaikkan batas investasi saham bagi industri dana pensiun dan asuransi hingga 20 persen.

Purbaya menyebut investasi tambahan akan difokuskan pada saham berkapitalisasi besar. “Kami batasi di saham LQ45 yang tidak goreng-gorengan,” ujar Purbaya.

Ia menilai penambahan porsi investasi akan memperbaiki kondisi pasar saham. Langkah tersebut diharapkan menambah likuiditas dan menjaga integritas pasar modal.

Sementara itu Pejabat Sementara (Pjs) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyatakan pengawasan pasar akan diperkuat. Pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap praktik manipulasi dan saham gorengan.

“Penyelidikan goreng-menggoreng saham akan dilakukan secara masif,” ujar Friderica.

Ia menyatakan jika OJK juga akan mendorong penegakan hukum yang memberi efek jera. Pengawasan market conduct termasuk terhadap influencer akan diperketat.

“OJK akan mempercepat reformasi pasar modal secara holistik,” ujar Friderica.

Reformasi mencakup perbaikan kualitas emiten, perlindungan investor, dan penegakan hukum konsisten.(*) (Adi Subchan)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.