Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. RI masuk lima besar negara eksportir besi-baja dunia berkat hilirisasi

RI masuk lima besar negara eksportir besi-baja dunia berkat hilirisasi

ri-masuk-lima-besar-negara-eksportir-besi-baja-dunia-berkat-hilirisasi
RI masuk lima besar negara eksportir besi-baja dunia berkat hilirisasi
service

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perdagangan Budi Santoso (Busan) mengatakan Indonesia masuk lima besar negara eksportir besi dan baja dunia, setelah adanya kebijakan pemerintah dalam hilirisasi sebagai langkah meningkatkan nilai tambah dan daya saing global.

“Pada tahun 2019, Indonesia masih menempati peringkat ke-17 sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia,” kata Mendag dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu.

Selanjutnya, melalui upaya hilirisasi dan peningkatan kapasitas industri, Indonesia kini melompat jauh ke peringkat lima sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia.

Dalam peringkat terbaru, empat negara di atas Indonesia adalah China peringkat pertama, Jerman kedua, Jepang ketiga, dan Korea Selatan keempat.

Baca juga: Kemenko Perekonomian upayakan tarif besi-baja RI ke AS turun

“Indonesia kini melompat jauh ke peringkat lima sebagai negara eksportir besi dan baja terbesar di dunia,” ujar Mendag.

Ia menyebutkan pada tahun 2024, neraca perdagangan besi dan baja (HS 72) Indonesia mencatatkan surplus sebesar 15,08 miliar dolar AS yang berasal dari nilai ekspor sebesar 25,80 miliar dolar AS dan nilai impor sebesar 10,73 miliar dolar AS.

Lalu pada tahun 2025 neraca perdagangan besi dan baja Indonesia mencatatkan surplus yang meningkat menjadi 18,44 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Surplus tersebut didorong nilai ekspor sebesar 27,97 miliar dolar AS. Sementara nilai impor tercatat sebesar 9,53 miliar dolar AS.

“Pencapaian neraca perdagangan yang surplus konsisten ini selaras dengan peningkatan posisi Indonesia di kancah perdagangan global,” jelasnya.

Suasana rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza di Jakarta, Rabu (4/2/2026). ANTARA/Harianto

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.