Jakarta, Arina.id — Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut mempertemukan para utusan dari berbagai wilayah dan cabang NU di Indonesia untuk membahas arah organisasi dan merumuskan keputusan strategis lima tahun ke depan.
Pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU di Jombang kembali menempatkan Kota Santri tersebut sebagai pusat perhelatan besar organisasi. Penetapan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sebagai lokasi muktamar diputuskan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah pada 7 Juli 2026. Jombang sebelumnya juga menjadi tuan rumah Muktamar Ke-33 NU pada 2015.
Dengan peserta yang datang dari berbagai daerah, akses transportasi menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan sebelum perjalanan menuju lokasi Muktamar. Peserta tidak hanya perlu memastikan jadwal kedatangan, tetapi juga menentukan moda transportasi dan rute yang paling sesuai dengan daerah asal masing-masing.
Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas berada di kawasan yang dapat dijangkau melalui sejumlah jalur transportasi. Berdasarkan laman resmi muktamar.nu.id muktamirin atau para peserta Muktamar Ke-35 NU dapat memilih sejumlah moda transportasi untuk menuju lokasi. Akses perjalanan tersedia melalui jalur udara, kereta api, bus antarkota, hingga kendaraan pribadi.
Panitia Muktamar Ke-35 NU juga menyiapkan sejumlah layanan transportasi untuk memudahkan mobilitas peserta sejak tiba di titik kedatangan hingga menuju lokasi registrasi, penginapan, dan area kegiatan muktamar.
Akses melalui Bandara
Peserta yang menggunakan pesawat dapat memilih Bandara Internasional Dhoho Kediri atau Bandara Internasional Juanda Surabaya.
Bandara Internasional Dhoho Kediri
Bandara Dhoho menjadi salah satu pilihan terdekat menuju lokasi Muktamar Ke-35 NU. Jarak bandara ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas sekitar 35 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 45–60 menit.
Rute yang direkomendasikan yakni Bandara Dhoho – Pare – Jombang – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Panitia juga menyediakan layanan penjemputan dari bandara sesuai mekanisme dan jadwal yang telah ditentukan.
Bandara Internasional Juanda Surabaya
Peserta dari berbagai daerah juga dapat melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya yang memiliki frekuensi penerbangan lebih banyak.
Jarak Bandara Juanda menuju lokasi Muktamar sekitar 90 kilometer dengan estimasi perjalanan 1,5–2 jam.
Rute yang direkomendasikan adalah Bandara Juanda – Tol Surabaya–Mojokerto – Tol Jombang – Exit Tol Tembelang – Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Akses melalui Kereta Api
Kereta api menjadi alternatif transportasi bagi peserta yang melakukan perjalanan dari berbagai kota di Pulau Jawa.
Stasiun Jombang
Stasiun Jombang merupakan stasiun yang paling dekat dengan lokasi Muktamar. Jaraknya sekitar 5 kilometer dengan estimasi perjalanan 10–15 menit.
Panitia menyiapkan kendaraan penjemputan dari Stasiun Jombang menuju lokasi registrasi dan penginapan.
Stasiun Kertosono
Stasiun Kertosono dapat menjadi alternatif bagi peserta yang menggunakan kereta api dari sejumlah jalur lintas utama Pulau Jawa.
Dari stasiun tersebut, peserta perlu melanjutkan perjalanan sekitar 25 kilometer atau sekitar 35–45 menit menggunakan kendaraan panitia maupun transportasi darat lainnya.
Jalur Tol Menuju Lokasi Muktamar
Peserta yang menggunakan kendaraan pribadi maupun bus antarkota dapat memanfaatkan sejumlah akses jalan tol menuju Jombang.
Panitia merekomendasikan Exit Tol Tembelang karena menjadi salah satu akses yang relatif dekat menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Dari exit tol tersebut, jarak menuju lokasi sekitar 4,1 kilometer dengan estimasi waktu tempuh sekitar delapan menit.
Sejumlah alternatif gerbang tol lainnya yakni:
Exit Tol Tembelang: sekitar 4,1 km, estimasi delapan menit.
Gerbang Tol Moeldoko Bandar Kedungmulyo: sekitar 15,4 km, estimasi 22 menit.
Gerbang Tol Gedeg (Mojokerto Barat): sekitar 27,1 km, estimasi 26 menit.
Gerbang Tol Penompo KM 712 (Tjiwi Kimia): sekitar 34,5 km, estimasi 31 menit.
Panitia merekomendasikan peserta menggunakan Exit Tol Tembelang untuk mempersingkat perjalanan sekaligus mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di sekitar lokasi Muktamar.
Rute Kendaraan Pribadi
Bagi peserta yang menggunakan kendaraan pribadi, sejumlah rute dapat dipilih sesuai kota asal.
Dari Surabaya, peserta dapat melalui Mojokerto menuju Jombang. Alternatif lainnya melalui Mojokerto dan Jembatan Ploso.
Peserta dari Bojonegoro dapat mengambil rute Lamongan – Tuban – Ploso. Sementara peserta dari Malang dapat melalui Batu – Kandangan – Ngoro.
Adapun peserta dari Kediri dapat memilih rute Kediri – Nganjuk – Kertosono – Bandar Kedungmulyo sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi Muktamar.
Panitia Siapkan Transportasi Peserta
Untuk mendukung kelancaran mobilitas selama Muktamar Ke-35 NU, panitia menyediakan sejumlah layanan transportasi.
Layanan tersebut antara lain bus bandara dari Bandara Internasional Juanda dan Bandara Internasional Dhoho Kediri menuju lokasi registrasi dan penginapan sesuai jadwal yang ditentukan.
Panitia juga menyiapkan Hiace dan mobil operasional untuk menjemput peserta dari Stasiun Jombang, Stasiun Kertosono, maupun Terminal Kepuhsari.
Selain itu, setiap rombongan peserta akan didampingi Liaison Officer (LO) yang membantu mengawal perjalanan mulai dari titik penjemputan, proses registrasi, hingga kegiatan selama Muktamar berlangsung.
Untuk mobilitas di kawasan Muktamar, panitia menyediakan sekitar 200 becak listrik. Kendaraan tersebut dapat digunakan peserta untuk perjalanan dari lokasi registrasi menuju penginapan maupun berbagai titik kegiatan di kawasan Muktamar.
Dengan beragam pilihan akses dan dukungan transportasi tersebut, peserta diharapkan dapat mempersiapkan perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dengan lebih mudah dan teratur.





Comments are closed.