Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Sakit Jantung Bisa Dicegah, Tapi Mengapa Renggut Banyak Nyawa

Sakit Jantung Bisa Dicegah, Tapi Mengapa Renggut Banyak Nyawa

sakit-jantung-bisa-dicegah,-tapi-mengapa-renggut-banyak-nyawa
Sakit Jantung Bisa Dicegah, Tapi Mengapa Renggut Banyak Nyawa
service

Selama lebih dari seabad, penyakit kardiovaskular tetap menjadi penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Namun, 100 tahun terakhir ini juga membawa kemajuan medis luar biasa. Ini yang mengubah kemampuan kita untuk mengobati penyakit kardiovaskular dengan perangkat penyelamat jiwa seperti stent, defibrillator jantung implan, dan pompa jantung, bersamaan dengan obat-obatan terobosan.

Saat ini, kita lebih memahami pentingnya nutrisi, aktivitas fisik, dan tidur untuk kesehatan kardiovaskular. Tetapi pada tahun 2024, lebih dari 900.000 orang di AS meninggal karena penyakit kardiovaskular. Jumlah ini lebih banyak daripada jumlah warga Amerika yang meninggal karena kanker dan kecelakaan, jika digabungkan.

Mengapa kita tidak bisa mencegah penyakit kardiovaskular dengan lebih efektif? Time, 13 April 2026, menurunkan laporan bukti mengenai penyebab sebagian besar penyakit kardiovaskular saat ini. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2025 mengidentifikasi bahwa lebih dari 99% orang yang mengalami serangan jantung, stroke, atau gagal jantung memiliki setidaknya satu faktor risiko kardiovaskular di tahun-tahun sebelumnya.

Hasil ini tidak menyisakan keraguan bahwa, tidak seperti banyak penyakit lainnya, penyakit kardiovaskular dapat dicegah. Namun, kita terus gagal mengenali dan mengobati faktor risiko lebih awal, seperti hipertensi, kolesterol tinggi , diabetes , penyakit ginjal kronis , dan penggunaan tembakau.

Risiko sebagian besar penyakit kardiovaskular meningkat selama bertahun-tahun dan sering selama beberapa dekade. Namun kita tampaknya lengah ketika hal itu terjadi; kejadian jantung ini sering dianggap tiba-tiba atau tidak terduga.

Bagaimana jika kita bisa, bertahun-tahun atau berpuluh-puluh tahun sebelumnya, memprediksi kemungkinan terjadinya peristiwa kardiovaskular? Sebenarnya, kita bisa: ilmu pengetahuan, data, dan alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan hal ini kini tersedia.

Beberapa tahun yang lalu, Sadiya S. Khan, ahli kardiologi dan epidemiologi di Fakultas Kedokteran Feinberg Universitas Northwestern yang menulis di Time ini memimpin upaya untuk American Heart Association dalam mengembangkan persamaan Predicting Risk of Cardiovascular Disease EVENTs (PREVENT). Sebuah kalkulator baru yang dirilis pada tahun 2023 untuk memprediksi risiko penyakit kardiovaskular.

Persamaan PREVENT dapat memprediksi risiko seseorang mengalami serangan jantung, stroke, atau gagal jantung selama 10 atau 30 tahun ke depan. Kalkulator ini sekarang didukung oleh pedoman nasional terbaru untuk pengelolaan kolesterol dan tekanan darah yang dikeluarkan oleh American Heart Association, American College of Cardiology, dan berbagai organisasi yang bekerja sama.

Pedoman ini merekomendasikan para klinisi untuk menggunakan kalkulator PREVENT untuk pasien berusia 30 hingga 79 tahun. Pedoman ini untuk memperkirakan risiko penyakit kardiovaskular mereka.

Namun, menunda-nunda adalah sifat manusia, dan kesehatan kardiovaskular kita pun tidak berbeda. Sangat mudah untuk merasa bahwa kesehatan jantung adalah masalah yang harus ditangani di masa depan. Terutama karena kita berbicara tentang mencegah sesuatu yang mungkin terjadi bertahun-tahun atau puluhan tahun mendatang.

Hal ini diperparah oleh fakta faktor risiko utama yang mungkin sudah ada saat ini seringkali tidak menunjukkan gejala. Anda bahkan mungkin tidak menyadari tekanan darah Anda tinggi, kadar glukosa Anda tidak normal, atau kadar kolesterol Anda meningkat.

Namun, bukan berarti kerusakan pada pembuluh darah dan jantung Anda tidak akan menumpuk seiring waktu jika dibiarkan tanpa pengobatan. Sama seperti Anda mulai merencanakan pensiun puluhan tahun sebelumnya, kesehatan Anda juga membutuhkan investasi awal dan proaktif yang sama.

Menggunakan kalkulator PREVENT untuk mengukur risiko Anda adalah langkah awal yang bagus, dan melindungi jantung Anda tidak berakhir di situ. Kalkulator risiko tidak sempurna, dan kalkulator PREVENT bukan untuk orang yang sudah menderita penyakit jantung.

Keadaan unik Anda akan menentukan langkah selanjutnya. Terkadang pencitraan mungkin diperlukan, seperti pemindaian tomografi komputer (CT) untuk memeriksa arteri terhadap kalsium, untuk orang dengan risiko ambang batas atau menengah.

Dokter mungkin akan lebih memperhatikan kesehatan jantung pada tahap kehidupan tertentu bagi wanita, seperti selama dan setelah kehamilan dan menopause. Tes genetik berdasarkan riwayat keluarga Anda juga dapat membantu dokter.

Setelah Anda lebih memahami risiko, Anda dapat mengembangkan rencana tindakan dengan dokter atau klinisi Anda untuk membantu mengidentifikasi cara terbaik untuk memodifikasi risiko Anda guna mencegah penyakit kardiovaskular. Ini dapat mencakup perubahan pola makan, rutinitas olahraga baru, atau obat-obatan seperti statin penurun kolesterol.

Terakhir, fokus pada kesehatan jantung Anda adalah aktivitas seumur hidup. Anda harus terus memantau kesehatan kardiovaskular Anda terlepas dari tingkat risiko Anda. Untuk melakukan ini, American Heart Association menciptakan alat My Life Check yang dapat membantu Anda memeriksa kebiasaan kesehatan Anda dan mendapatkan kiat-kiat untuk memperbaikinya.

Namun kita juga harus mengakui kenyataan pahit bahwa terkadang, risiko terkena penyakit kardiovaskular tidak sepenuhnya berada dalam kendali seseorang. Risiko seseorang terkena penyakit kardiovaskular dipengaruhi oleh banyak hal selain biologi mereka sendiri, termasuk lingkungan di sekitar mereka.

Akses ke makanan sehat, tempat yang aman, waktu untuk berolahraga, dan perawatan kesehatan yang terjangkau sangat penting. Pencegahan penyakit kardiovaskular bukan hanya tanggung jawab individu. Ini adalah kewajiban kolektif masyarakat kita dan mengharuskan kita untuk bersama-sama membangun sistem dan kebijakan yang mengatasi hambatan-hambatan ini.

Kita harus berhenti menganggap penyakit kardiovaskular sebagai sesuatu yang tidak terduga atau tak terelakkan. Penyakit ini dapat diprediksi dan dicegah. Bukti ilmiahnya sangat jelas. Tetapi kita terlalu lama menunggu dan tertinggal. Proyeksi terbaru menunjukkan lebih dari 40 juta warga Amerika akan hidup dengan penyakit kardiovaskular pada tahun 2050 jika tren saat ini berlanjut.

Agar berhasil, pola pikir kita harus bergeser dari pola pikir reaktif—menunggu untuk menyelamatkan orang setelah terjadi serangan kardiovaskular—menjadi pola pikir proaktif. Metode ini memprioritaskan pencegahan penyakit kardiovaskular sejak awal.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.